Pelanggaran Berat! BGN Suspend SPPG Cikujang 1, Dugaan Keracunan MBG di Gunungguruh Sukabumi
diungkapkan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Sukabumi, Firman Julyansah
diungkapkan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Sukabumi, Firman Julyansah
Sekolah baru mengetahui adanya keluhan kesehatan yang dialami sejumlah siswa dan guru pada Senin 5 Oktober 2026.
ialokasikan secara khusus untuk mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBC) guna mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) atau keracunan makanan.
Sampel yang diambil berupa muntahan santri dan sisa makanan. Untuk makanan, Dinkes mengambil beberapa jenis sampel, mulai dari sayuran, telur, tempe hingga susu.
Menurut Rojab para santri tersebut mengalami gejala keracunan tak lama setelah mengkonsumsi menu MBG Jumat 15 Agustus 2026.
Pimpinan Pondok Pesantren Alam Baiti Jannati, Faid Fauzan, mengatakan gejala mulai dirasakan sejumlah santri sekitar pukul 14.30 WIB atau setelah mereka menyantap MBG pada pukul 12.30 WIB.
Mojokerjo Jawa Timur dan Grobogan Jawa Tengah melaporkan dugaan keracunan menu MBG (Makan Bergizi Gratis) di awal tahun 2026.
Meski angka korban keracunan sudah lebih dari 20 ribu, belum ada perbaikan tata kelola atau niat baik dari pemerintah untuk menghentikan sementara program ini.
Catatan BGN total penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan dan harus menjalani rawat inap adalah 636 orang.
Klaim Korban Keracunan MBG Bayar Sendiri Biaya Pengobatan Terbukti Tidak Benar.
Menteri Natalius Pigai Mengatakan Keracunan MBG yang terjadi Dibeberapa Wialayah di Indonesia Tak Melanggar HAM.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo yang layak untuk diteruskan.
Kendala Distribusi dan Cegah Keracunan MBG, Forkopimcam Waluran Sukabumi Undang Tiga SPPG.
“SPPG yang bermasalah akan kami tutup sementara,” kata Zulkifli Hasan
Dewan Pers menerima pengaduan terkait pencabutan ID Card reporter CNN Indonesia yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan.
Kunto Aji kritik keras program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai kasus keracunan. Ia tolak narasi sabotase, sebut akar masalahnya inkompetensi teknis dan manajemen dapur. Simak analisis mendalam musisi ini tentang MBG
Alih-alih menjadi jaminan pemenuhan gizi, distribusi makanan justru berubah menjadi ancaman kesehatan bagi generasi muda.
KPAI desak evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah kasus keracunan anak berulang. Survei KPAI temukan 583 anak terima makanan rusak/basi. Simak rekomendasi dan tanggapan netizen untuk menjamin keselamatan anak.
Jumlah tersebut diyakini lebih besar karena banyak sekolah maupun pemerintah daerah disebut menutupi kasus.
Data sementara menyebut anak-anak yang mengalami gejala keracunan merupakan pelajar SDN Puncak Batu dan MI Cikadu, juga dari PAUD di Desa Cipamingkis.