Mau Selesaikan Masalah Malah Cekcok, Kronologi Pembacokan di Sukalarang Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Rabu 23 Sep 2026, 13:09 WIB
Mau Selesaikan Masalah Malah Cekcok, Kronologi Pembacokan di Sukalarang Sukabumi

Kepolisian dari Polsek Sukaralang cek TKP pembacokan di dekat perbatasan Sukabumi - Cianjur (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com – Dugaan penganiayaan terjadi di Jalan Sukabumi-Cianjur, tepatnya di depan SPBE PT Pertamina Trading, Cimangkok, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah video dan informasi mengenai aksi kekerasan itu beredar di media sosial.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota IPDA Ade Ruli Bahtiarudin membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, insiden itu diduga bermula dari pertemuan sejumlah pihak yang hendak menyelesaikan persoalan.

“Peristiwa tersebut bermula ketika para pihak sebelumnya berjanji untuk bertemu dan menyelesaikan suatu permasalahan. Namun, dalam pertemuan tersebut tidak ada titik temu sehingga terjadi cekcok mulut yang kemudian berujung pada aksi saling bacok,” ujar Ade kepada sukabumiUpdate.com, Rabu (23/9/2026).

Kronologi

Ade menjelaskan, persoalan tersebut berawal pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, seorang pria berinisial R disebut diberhentikan di pangkalan ojek PT Pratama oleh pria berinisial A alias J.

Baca Juga: Pembangunan Blue Economy Menuju Indonesia Emas 2045

“Awalnya pada Sabtu tanggal 19 September 2026 sekitar pukul 15.00 WIB, saudara R diberhentikan di pangkalan ojek PT Pratama oleh saudara A alias J. Setelah itu saudara R dihubungi oleh saudara H dan kemudian keduanya bertemu pada Selasa tanggal 22 September 2026 sekitar pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, R datang bersama sejumlah rekannya. Mereka kemudian bertemu dengan H, T dan A untuk membahas persoalan yang sebelumnya terjadi.

Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Adu mulut pun terjadi hingga situasi semakin memanas.

“Saudara R datang bersama beberapa rekannya, kemudian bertemu dengan saudara H, saudara T dan saudara A. Namun karena tidak ada titik temu dalam penyelesaian masalah tersebut, akhirnya terjadi cekcok mulut,” ungkap Ade.

Baca Juga: Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Gantikan Peran Jay Idzes

Situasi kemudian berujung pada aksi kekerasan menggunakan senjata tajam. H diduga dibacok oleh N, yang kemudian dibalas oleh H bersama rekan-rekannya.

“Dalam kejadian tersebut, saudara H kemudian dibacok oleh saudara N. Setelah itu aksi tersebut dibalas oleh saudara H bersama rekan-rekannya hingga terjadi bentrokan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah pihak mengalami luka-luka yang diduga akibat sabetan senjata tajam jenis golok. “Akibat kejadian tersebut, ada sejumlah korban yang mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam jenis golok,” kata Ade.

Petugas Unit Reskrim Polsek Sukalarang kemudian melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.

Baca Juga: AMSI Luncurkan Dana Hibah Bergulir untuk 28 Wilayah Senilai Rp280 Juta

“Dari hasil pengecekan tempat kejadian perkara, petugas mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis golok tanpa gagang, satu buah balok kayu dan dua buah sarung golok,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti dan petunjuk lainnya.

“Unit Reskrim Polsek Sukalarang telah melakukan cek dan olah TKP, memeriksa saksi-saksi serta mencari barang bukti maupun petunjuk lainnya yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” pungkas Ade.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini