Klarifikasi Persija soal Rilis APPI, Bukan Tunggakan Gaji, tapi Bonus Penampilan Satu Pemain

Klarifikasi Persija soal Rilis APPI, Bukan Tunggakan Gaji, tapi Bonus Penampilan Satu Pemain

Selebrasi para pemain Persija Jakarta setelah Kwon Chang-Hoon mencetak gol ke gawang PSIM (Sumber: Instagram/@persija)

SUKABUMIUPDATE.com - Manajemen Persija Jakarta memberikan pernyataan tegas mengenai tuduhan adanya informasi yang mengatakan adanya tunggakan gaji pemain oleh pihak Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia. 

“Persija perlu memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang dimaksud dalam laporan (APPI) tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain,” tulis pernyataan resmi Persija. 

Baca Juga: Shin Tae Yong Waspadai Persebaya Meski Tampil Kurang Konsisten, Persija Incar Kemenangan di JIS

Pernyataan itu disampaikan Persija menanggapi informasi yang dirilis APPI pada 6 November 2026 tentang daftar klub yang menunggak gaji pemain. Manajemen Macan Kemayoran menegaskan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut sudah dilunasi pada hari yang sama.

Berdasarkan laporan tersebut, tidak ada lagi kewajiban yang belum dituntaskan oleh Persija. Persija menghargai perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional dan berkomitmen menjaga tanggung jawab klub dalam setiap aspek pengelolaannya. Klub Super League itu menegaskan bahwa pemenuhan hak pemain selalu menjadi salah satu prioritas utama dalam pengelolaan klub.

Baca Juga: Jelang Persija vs Persebaya, Bernardo Tavares Waspadai Bola Mati dan Kecepatan Macan Kemayoran

“Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari tanggung jawab manajemen dalam membangun lingkungan sepak bola profesional yang sehat,” tambah pernyataan tersebut. 

Sumber: antaranews.com

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB