Pepatah Sunda Mamatahan Ngojay ka Méuri, Nasihat agar Tidak Merasa Paling Tahu

Pepatah Sunda Mamatahan Ngojay ka Méuri, Nasihat agar Tidak Merasa Paling Tahu

Ilustrasi - Paribasa mamatahan ngojay ka meri dapat digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang berusaha mengajari orang lain sesuatu yang sudah sangat dikuasainya. (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Mamatahan ngojay ka méri merupakan ungkapan dalam bahasa Sunda yang secara harfiah dapat diartikan sebagai mengajari berenang kepada itik.

Seperti kita tahu jika itik (sejenis bebek) meskipun hewan darat mereka cukup ahli mengapung dan berenang di air.

Ungkapan ini menggambarkan tindakan mengajari atau memberi nasihat kepada seseorang yang sebenarnya sudah lebih memahami hal tersebut.

Dengan kata lain, seseorang memberikan pelajaran tentang sesuatu kepada orang yang justru lebih ahli atau berpengalaman di bidangnya.

Baca Juga: Persiapan Liga 4, Perkesit Cianjur Resmi Datangkan 2 Mantan Bintang Persib Bandung

Makna dan pesan yang terkandung

Paribasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang berusaha mengajari orang lain sesuatu yang sudah sangat dikuasainya.

Misalnya, seseorang yang baru belajar memasak justru memberikan pelajaran kepada seorang koki profesional tentang cara mengolah makanan. Situasi tersebut bisa diibaratkan seperti mamatahan ngojay ka méuri.

Ungkapan ini juga mengandung sindiran halus kepada orang yang terlalu percaya diri dalam memberikan nasihat atau petunjuk, tanpa menyadari bahwa orang yang dinasihatinya justru lebih memahami persoalan tersebut.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Baca Juga: Perbaikan Jalan Bojonglopang-Cimerang Capai 54,44 Persen, Dinas PU Sukabumi Kejar Sesuai Target

1. Dalam pekerjaan

Seorang karyawan baru memberikan arahan teknis kepada pegawai senior yang sudah bertahun-tahun menguasai bidang tersebut, tanpa memahami pengalaman yang dimiliki seniornya.

2. Dalam pendidikan

Seseorang yang baru mempelajari bahasa Sunda mencoba mengajari penutur asli tentang tata bahasa Sunda, padahal penutur tersebut sudah lebih memahami bahasa dan penggunaannya.

3. Dalam kehidupan keluarga

Seorang anak yang belum berpengalaman dalam mengurus rumah tangga justru mengajari orang tuanya tentang hal-hal yang sudah lama dikuasai mereka.

Nilai kehidupan dalam paribasa

Ungkapan Mamatahan ngojay ka méuri mengingatkan kita agar memahami kemampuan dan pengalaman orang lain sebelum memberikan nasihat atau pelajaran.

Tidak ada salahnya berbagi pengetahuan, tetapi kita juga perlu melihat situasi dan orang yang sedang diajak bicara.

Editor:Dede Imran
Berita Terkini