Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Ujunggenteng Capai 40 Persen, Nilai Kontrak Rp5,8 Miliar

Sukabumiupdate.com
Senin 31 Agu 2026, 15:44 WIB
Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Ujunggenteng Capai 40 Persen, Nilai Kontrak Rp5,8 Miliar

Proses pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Sumber: SU/Ragil Gilang)

SUKABUMIUPDATE.com – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, terus dikebut. Hingga Senin (31/8/2026), progres pembangunan kawasan tersebut telah mencapai sekitar 40 persen.

Camat Ciracap Rukman Taufik bersama Kepala Desa Ujunggenteng Sahid Siam meninjau langsung proses pembangunan KNMP yang berada di kawasan Pantai Ujunggenteng tersebut.

Pembangunan KNMP Ujunggenteng merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap yang bersumber dari APBN 2026.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan KNMP tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5.888.343.000 dengan nomor kontrak B.18410/DJPT.6/PI.420/PPK/VII/2026 tertanggal 2 Juli 2026.

Pekerjaan dilaksanakan selama 135 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender. Adapun konsultan supervisi proyek yakni CV Ardila.

Kawasan KNMP dibangun di atas lahan sekitar 2.200 meter persegi dengan ukuran kurang lebih 71 meter x 31 meter.

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Lepas 13 ASN Pensiun, Ada yang Mengabdi Puluhan Tahun

Sejumlah fasilitas disiapkan untuk menunjang aktivitas nelayan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat pesisir. Fasilitas tersebut di antaranya shelter pendaratan ikan, pondasi gudang beku portable, pondasi pabrik es portable, kios perbekalan, kantor pengelola, tangki air, dan sumur bor.

Selain itu, pembangunan mencakup penerangan kawasan, penyediaan genset, serta jalan lingkungan.

Jalan lingkungan yang sebelumnya hanya tersedia sebagian kini turut dikerjakan hingga mencapai sekitar 400 meter.

Camat Ciracap Rukman Taufik mengatakan keberadaan KNMP di Ujunggenteng diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi nelayan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Menurut Rukman, pemerintah pusat telah memilih lokasi pembangunan tersebut melalui berbagai pertimbangan. Ke depan, kawasan KNMP masih sangat memungkinkan dikembangkan dengan berbagai aktivitas ekonomi pendukung.

"Tempat ini nantinya bisa dikembangkan lagi, selain untuk mendukung nelayan juga untuk pengembangan UMKM," ujar Rukman kepada Sukabumiupdate.com, Senin (31/8/2026).

Rukman menilai, lokasi KNMP yang berada di kawasan wisata Pantai Ujunggenteng dapat menciptakan efek domino bagi masyarakat.

Baca Juga: Empat Bulan PJU Padam, Jalan Santiong-Cikundul Gelap Gulita: Warga Takut Melintas

Wisatawan yang datang ke Ujunggenteng diharapkan tidak hanya menikmati keindahan pantai, tetapi juga dapat mengunjungi kawasan KNMP. Kondisi tersebut diharapkan turut membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

"Efek dominonya bukan sekadar hadir itu, tapi UMKM bisa berkembang, orang bisa datang ke Pantai Ujunggenteng selain menikmati lautnya, namun ada KNMP. Banyak yang diuntungkan, pedagang bisa jualan," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas pembangunan KNMP di Desa Ujunggenteng.

Rukman berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai. Berbagai fasilitas yang dibangun juga diharapkan benar-benar dimanfaatkan dan memberikan dampak positif bagi nelayan, pelaku UMKM, serta masyarakat Desa Ujunggenteng dan wilayah sekitarnya.

Dengan hadirnya KNMP, kawasan Ujunggenteng diharapkan tidak hanya semakin mendukung aktivitas perikanan tangkap, tetapi juga berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.

Pembangunan kawasan tersebut kini masih berjalan dengan progres sekitar 40 persen. Pemerintah dan masyarakat berharap seluruh fasilitas dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi aktivitas nelayan serta perekonomian warga.

Berita Terkait
Berita Terkini