Ikan Lisong dan Deles Kembali Melimpah di Perairan Geopark Ciletuh, Nelayan Sukabumi Sumringah

Sukabumiupdate.com
Senin 24 Agu 2026, 11:40 WIB
Ikan Lisong dan Deles Kembali Melimpah di Perairan Geopark Ciletuh, Nelayan Sukabumi Sumringah

Ikan Lisong dan Deles yang melimpah hasil tangkapan nelayan di perairan Geopark Ciletuh Sukabumi. (Sumber: Dok Warga)

SUKABUMIUPDATE.com – Kabar baik datang dari perairan Laut Geopark Ciletuh, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Setelah sekitar dua tahun jarang ditemukan dalam jumlah signifikan, ikan lisong dan ikan deles kini kembali bermunculan dan menjadi hasil tangkapan utama nelayan setempat.

Kemunculan kedua jenis ikan tersebut terpantau dalam hampir satu bulan terakhir, terutama di sejumlah titik perairan sekitar Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, serta Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas.

Kembalinya ikan lisong dan deles menjadi angin segar bagi nelayan di kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp). Pasalnya, dalam dua tahun terakhir, nelayan relatif kesulitan mendapatkan kedua jenis ikan tersebut dalam jumlah banyak.

Salah seorang nelayan setempat, Dede Virgiawan (48), mengatakan ikan lisong mulai kembali terlihat sekitar satu bulan lalu. Meski hasil tangkapan belum selalu sama setiap harinya, dalam beberapa hari terakhir jumlahnya menunjukkan peningkatan.

“Sudah hampir satu bulan ikan lisong muncul lagi. Sebelumnya kurang lebih dua tahun tidak ada. Hasil tangkapannya juga bervariasi,” ujar Dede kepada Sukabumiupdate.com, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: 72 Orang Tersangka Kasus Karhutla, Polri Ungkap Modus Demi Biaya Murah

Menurut Dede, peningkatan hasil tangkapan paling terasa pada nelayan yang menggunakan perahu bagan atau pagang. Dalam beberapa hari terakhir, ikan yang berhasil diangkat dari laut cukup melimpah dan langsung diburu warga maupun pedagang di sekitar kawasan pesisir Ciemas.

Selain ikan lisong, ikan deles juga mulai banyak ditangkap nelayan. Kedua jenis ikan tersebut kini memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.

Untuk ikan lisong, harga jual di tingkat nelayan saat ini berada di kisaran Rp16 ribu per kilogram. Sementara ikan deles memiliki harga lebih tinggi, yakni sekitar Rp35 ribu per kilogram.

Meningkatnya hasil tangkapan juga turut terlihat dari aktivitas pendaratan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palangpang. Dalam beberapa waktu terakhir, volume ikan yang masuk ke TPI disebut mencapai ratusan ton.

Kondisi tersebut membuat aktivitas di kawasan pesisir Ciemas kembali bergairah. Nelayan lebih aktif melaut, sementara aktivitas jual beli dan distribusi ikan di sekitar TPI ikut meningkat.

Baca Juga: Derita PMI Asal Sukabumi di Arab Saudi: Setahun Terbaring, Pulang Terkendala Biaya Rp108 Juta

Bagi nelayan, kemunculan kembali ikan lisong dan deles bukan sekadar kabar baik, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan setelah cukup lama menghadapi minimnya hasil tangkapan dari kedua jenis ikan tersebut.

Melimpahnya hasil laut itu sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir. Aktivitas perdagangan ikan meningkat dan sejumlah pelaku usaha di sekitar kawasan pesisir turut merasakan pergerakan ekonomi dari naiknya hasil tangkapan nelayan.

Kemunculan ikan lisong dan deles dalam jumlah besar kini menjadi harapan baru bagi nelayan Ciemas. Mereka berharap kondisi tersebut dapat bertahan sehingga hasil laut yang melimpah dapat terus memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat pesisir Sukabumi.

Berita Terkait
Berita Terkini