SUKABUMIUPDATE.com – Suasana menjelang waktu berbuka puasa selalu menjadi momen yang dinantikan masyarakat selama bulan Ramadan. Tradisi ngabuburit sambil berburu takjil pun menjadi pemandangan yang lazim, tidak hanya di wilayah perkotaan tetapi juga di pelosok daerah.
Seperti yang terlihat di area sekitar Kantor Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Cibarengkok, Desa Cidadap. Setiap sore menjelang magrib, kawasan tersebut dipadati warga yang ngabuburit sekaligus mencari aneka takjil untuk berbuka puasa.
Lokasi ini juga cukup strategis karena berada tidak jauh dari Jembatan Cibuni yang menghubungkan wilayah Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Cianjur. Banyak warga yang menghabiskan waktu ngabuburit di sekitar jembatan tersebut, kemudian singgah ke Cibarengkok untuk membeli makanan berbuka.
Berbagai jenis takjil dan makanan pendamping berbuka tersedia dengan harga terjangkau. Mulai dari aneka minuman segar, gorengan, kue basah, kolak, hingga beragam jajanan lainnya dijajakan para pedagang, termasuk penjual musiman yang memanfaatkan momentum Ramadan.
Baca Juga: Optimisme Dispar Sukabumi di Tengah Ancaman Pergerakan Tanah Jelang Libur Lebaran
Warga Desa Cidadap, Sigit Sutiawan, mengatakan suasana Ramadan tahun ini terasa lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya.
“Setiap sore sekarang lebih ramai. Penjual takjil juga lebih banyak dan warga yang datang untuk ngabuburit sambil membeli takjil juga meningkat,” ujar Sigit kepada Sukabumiupdate.com, Senin (9/3/2026).
Meski demikian, menurutnya aktivitas pedagang dan pengunjung terkadang menurun ketika hujan turun pada sore hari.
“Kalau cuaca mendukung biasanya ramai, tapi kalau hujan ada sedikit penurunan. Banyak warga yang ngabuburit ke Jembatan Cibuni, lalu pulangnya berburu takjil di Cibarengkok,” tambahnya.
Kehadiran pedagang takjil di kawasan tersebut tidak hanya memudahkan warga mendapatkan makanan berbuka, tetapi juga menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat setempat selama bulan Ramadan.




