SUKABUMIUPDATE.com - Sempat mengalami pingsan di tengah lapangan, Cristian Eriksen, kembali dalam kondisi sadar usai kejadian tersebut. Mantan pemain Manchester United tersebut harus mengalami nasib kurang mengenakan di saat membela Timnas Denmark menghadapi Ukraina.
Pemain yang kini menginjak 34 tahun tersebut, tampak memegangi dadanya sebelum akhirnya jatuh pada menit ke-65. Wasit asal asal Norwegia, Sigurd Smehus Kringstad, menghentikan pertandingan pada menit ke-79 karena insiden tersebut.
Baca Juga: Pelecahan Seksual Kerap Terjadi di Lingkungan Pendidikan? Psikolog Ungkap Pola dan Modus Pelaku
"Ia sempat kehilangan kesadaran, tetapi segera sadar kembali," kata dokter tim nasional Morten Boesen dalam pernyataan federasi Denmark.
Eriksen juga sempat mengalami serangan jantung dan harus mengalami perawatan intens saat pertandingan Denmark bersua Finlandia di Euro 2020 lalu. Eriksen kemudian dipasangi alat khusus untuk memacu jantung saat membela Inter Milan, namun pada Februari 2022, Eriksen memulai kembali karier dengan normal saat gabung dengan Brentford, di Liga Inggris.
Para pemain Denmark dan Ukraina mengelilingi Eriksen setelah ia terjatuh di Odense, dan Asosiasi Sepak Bola Denmark kemudian mengeluarkan pernyataan terbaru tentang kondisi pemain tersebut, dengan mengatakan bahwa "Eriksen sadar dan dalam keadaan baik mengingat situasi yang ada." ujarnya.
Baca Juga: Info Distribusi Air Perumdam TJM, Ada Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Sudirman Palabuhanratu
Dokter tim nasional Boesen menambahkan: "Christian dalam kondisi baik dan berjalan keluar lapangan sendiri. Menurut saya, alat pacu jantungnya berfungsi sebagaimana mestinya. Dia sempat pingsan, tetapi sadar kembali dengan sangat cepat, dan kami segera dapat menghubunginya. Ia akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit untuk menentukan penyebab insiden tersebut. Kami terus berkomunikasi dengannya dan para dokter di rumah sakit." tegasnya.
Sementara Manchester United mengunggah foto Eriksen di media sosial instagram sebagai bentuk dukungan atas jasa yang telah diberikan hingga musim 2025 lalu untuk tim dengan menulis: “ Seluruh jajaran Manchester United merasa lega dengan kabar terbaru dari Denmark mengenai Christian Eriksen setelah pertandingan persahabatan melawan Ukraina yang dibatalkan hari ini. Klub mengirimkan dukungan dan doa terbaik kepada Christian dan keluarga Eriksen sambil menunggu kabar lebih lanjut,” tulis akun @manutd.
Baca Juga: Pelaku Asusila Anak Kandung 11 Tahun di Surade Sukabumi Diringkus di Rumah Orang Tuanya
Laga Denmark vs Finlandia dihentikan, UEFA mengungkapkan bahwa kedua tim sempat menggelar pertemuan darurat sebelum akhirnya sepakat untuk melanjutkan pertandingan. Setelah laga kembali dimainkan, Finlandia berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Meski timnya kalah, Christian Eriksen tetap terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Eriksen sendiri dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki Denmark. Karier profesionalnya dimulai bersama Ajax Amsterdam sebelum namanya semakin bersinar saat membela Tottenham Hotspur. Selama berseragam klub asal London Utara itu, ia tampil dalam 305 pertandingan dengan catatan 69 gol dan 88 assist.
Pada tahun 2020, Eriksen melanjutkan kariernya ke Italia dengan bergabung bersama Inter Milan. Namun, perjalanan kariernya sempat mengalami masa sulit setelah insiden kolaps yang dialaminya di Euro 2020, yang membuatnya berstatus tanpa klub selama sekitar delapan bulan.
Baca Juga: 3 Petinggi BGN Jadi Tersangka, Polemik Dapur Perintis MBG dan Dana Talang Rp218 M Mencuat
Setelah kembali ke lapangan bersama Brentford, gelandang kreatif tersebut melanjutkan petualangannya ke Manchester United dan menghabiskan tiga musim di Old Trafford. Kini, Eriksen melanjutkan kariernya di Jerman bersama Wolfsburg setelah meninggalkan Setan Merah.
Sumber: espn.com




