Reses di Desa Benda, Loka Tresnajaya Soroti Persoalan Sampah hingga Ruang Berkumpul Pemuda

Sukabumiupdate.com
Minggu 07 Jun 2026, 19:52 WIB
Reses di Desa Benda, Loka Tresnajaya Soroti Persoalan Sampah hingga Ruang Berkumpul Pemuda

Kegiatan resesn Dewan Loka Tresnajaya di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (7/6/2026). (Sumber: SU/Ibnu Sanubari)

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, H.M. Loka Tresnajaya, menggelar dua sesi reses di D'Garasi, Kampung Benda RT 01/08, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (7/6/2026).

Pada sesi pertama, Loka berdialog dengan warga RW 08 Desa Benda. Sementara itu, sesi kedua diikuti unsur kepemudaan, mulai dari KNPI, Karang Taruna, berbagai komunitas, hingga Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM).

Menurut Loka, dalam pertemuan bersama warga, sejumlah persoalan yang disampaikan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

"Kalau yang reses pertama tadi itu dengan warga, tetangga saya di lingkungan RW 08, RT 01, RT 02, Desa Benda di sini. Kami punya beberapa harapan masyarakat di sini yang pertama memang kami ada masalah dengan sampah. Kami juga butuh sarana dan prasarana olahraga untuk masyarakat, dan juga tentang penataan ruang untuk ekonomi," kata Loka.

Ia menjelaskan, pembahasan pada sesi kedua lebih luas karena melibatkan berbagai organisasi dan komunitas kepemudaan dari wilayah Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu.

Baca Juga: Gelandang Persib Bandung, Adam Alis Ungguli Ronaldo dalam Magic Moment of the Season AFC

Dalam dialog tersebut, sejumlah pemuda menyampaikan keresahan terkait minimnya ruang untuk berkumpul, berdiskusi, serta menyusun berbagai kegiatan yang berkaitan dengan masa depan mereka maupun lingkungan sekitar.

"Ini tentang Cicurug, tentang keresahan para pemuda khususnya di Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu. Tentang ruang peran aktif kepemudaan yang kurang, tentang tidak punyanya ruang untuk mereka berkumpul, sharing session, dan bermusyawarah dengan sesama rekan pemuda," ujarnya.

Selain itu, kata Loka, muncul pula keluhan dari organisasi kepemudaan yang merasa belum memiliki sosok pembina atau tempat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

"Ada yang menyampaikan bahwa mereka tidak punya orang tua di organisasi ini, kepada siapa mereka harus mengadu. Ini hal yang menarik buat saya," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Loka menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menjadi bagian dari pengembangan organisasi kepemudaan di Kecamatan Cicurug.

Baca Juga: Curug Cibeureum Kabandungan Sukabumi, Air Terjun dengan Banyak Undakan

"Kalau saya dengan bangga dan senang hati menyatakan siap sekali untuk menjadi bagian dari kemajuan organisasi kepemudaan khususnya di Kecamatan Cicurug," ujarnya.

Dalam sesi tersebut, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) juga menyampaikan sejumlah kebutuhan terkait pengembangan kegiatan literasi.

Loka mengaku memiliki kedekatan dengan komunitas tersebut karena pernah terlibat dalam proses pembentukannya di Cicurug. Menurutnya, pembahasan kali ini lebih banyak membahas tindak lanjut program yang telah berjalan.

"Kalau di taman baca memang dulu saya ikut waktu mereka pembentukan di Cicurug. Jadi kalau hari ini lebih ke teknis lanjutan saja," katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Loka mempersilakan komunitas taman baca memanfaatkan D'Garasi sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi.

Baca Juga: Jadwal Persib Bandung di Playoff AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/27

"Saya menyiapkan salah satunya di garasi. Kalau memang bisa dipergunakan oleh kawan-kawan taman baca untuk sekadar sharing dan berkumpul bersama kawan-kawan yang lainnya, saya mempersilakan," ujarnya.

Ia juga menyatakan siap memfasilitasi kebutuhan FTBM, termasuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah daerah apabila diperlukan.

"Saya siap memfasilitasi mereka, saya siap membantu, dan saya siap mendukung mereka," katanya.

Dalam pembahasan yang berkembang, sejumlah peserta juga menyinggung peluang pengembangan ekonomi berbasis digital. Menurut Loka, banyak pemuda yang memiliki kemampuan di bidang digital marketing dan startup yang ingin berkontribusi bagi masyarakat.

"Unsur-unsur kepemudaan di Cicurug ini ternyata sumber daya manusianya luar biasa lengkap. Ada yang ahli di digital marketing, ada yang konsen di startup dan ingin keilmuannya bermanfaat," ujarnya.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah bagaimana berbagai organisasi dan komunitas tersebut mampu bersinergi, membangun komunikasi, serta memiliki tujuan bersama untuk kemajuan wilayah.

Pada kesempatan itu, Loka juga memberikan bantuan secara pribadi kepada Forum Taman Bacaan Masyarakat berupa sejumlah buku dan dukungan operasional bagi para pengurus.

"Hari ini secara langsung saya menyumbang beberapa buku, berikut juga biaya operasional untuk mereka," pungkasnya.(adv)

Berita Terkait
Berita Terkini