Kapan Tahun Baru Islam 2026? Simak Jadwal 1 Muharram 1448 H

Sukabumiupdate.com
Senin 08 Jun 2026, 11:00 WIB
Kapan Tahun Baru Islam 2026? Simak Jadwal 1 Muharram 1448 H

Ilustrasi perayaan tahun baru islam (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Umat Islam di seluruh dunia saat ini tengah menjalani bulan Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriah. Setelah berakhirnya bulan yang identik dengan pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha tersebut, umat Muslim akan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Dilansir dari Baznas, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Muharram 1448 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Tanggal tersebut menandai dimulainya tahun baru dalam kalender Islam yang digunakan oleh umat Muslim di berbagai negara.

Jika dihitung mulai 8 Juni 2026, maka tersisa sekitar 8 hari lagi menuju peringatan Tahun Baru Islam 2026. Momen ini menjadi waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk mempersiapkan diri menyambut pergantian tahun Hijriah yang sarat makna spiritual.

Baca Juga: 5 Waktu Terbaik untuk Lari dan Manfaat yang Bisa Didapatkan

Perlu diketahui bahwa kalender Hijriah memiliki sistem perhitungan yang berbeda dengan kalender Masehi. Dalam Islam, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam atau ketika waktu Magrib tiba. Oleh karena itu, pergantian tahun dari 1447 Hijriah ke 1448 Hijriah sebenarnya dimulai pada Senin, 15 Juni 2026 saat waktu Magrib.

Di berbagai daerah, Tahun Baru Islam biasanya disambut dengan beragam kegiatan. Mulai dari doa bersama, pengajian, refleksi diri, pawai obor, hingga kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain menjadi momen penting bagi umat Muslim, Tahun Baru Islam 1448 H juga telah ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia. Penetapan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Meski demikian, peringatan Tahun Baru Islam pada 16 Juni 2026 tidak disertai cuti bersama. Artinya, masyarakat hanya memperoleh satu hari libur nasional yang jatuh pada hari Selasa tanpa tambahan hari libur sebelum atau sesudah tanggal tersebut.

Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta menyusun resolusi spiritual untuk menjalani tahun yang baru dengan lebih baik.

Dengan semakin dekatnya 1 Muharram 1448 H, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat tali silaturahmi dengan sesama.

Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang Filipina, BMKG: Berpotensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Sumber: Baznas

Berita Terkait
Berita Terkini