Perahu Diangkut, Satpol PP Sukabumi Tertibkan Ruang Publik di Alun-Alun Gadobangkong

Sukabumiupdate.com
Selasa 24 Feb 2026, 13:53 WIB
Perahu Diangkut, Satpol PP Sukabumi Tertibkan Ruang Publik di Alun-Alun Gadobangkong

Satpol PP Sukabumi saat menertibkan perahu nelayan yang berada di Kawasan Alun-Alun Gadobangkong, dalam operasi Senin Tertib. (Sumber : Dok Satpol PP).

SUKABUMIUPDATE.com - Perahu nelayan ikut diangkut saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Senin Tertib yang digelar pada Senin (23/2/2026). Dimana komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menata ruang publik kali ini, dipusatkan di kawasan Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, yang menjadi salah satu ikon ruang terbuka sekaligus destinasi wisata masyarakat pesisir.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi ini sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Kepala Daerah (Perkada), serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) di kawasan strategis yang kerap dipadati aktivitas warga dan wisatawan.

Sejak pagi, petugas gabungan menyisir area alun-alun hingga pesisir untuk menertibkan berbagai sarana yang dinilai melanggar aturan penataan ruang. Penertiban menyasar gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area terlarang, perahu nelayan yang disimpan di taman alun-alun, wahana permainan anak tanpa izin, hingga sejumlah bangunan liar di sepanjang kawasan Gadobangkong.

Baca Juga: Pembangunan SMAN 1 Cibitung Sukabumi Mangkrak, DPRD Jabar Minta Disdik Lakukan Evaluasi

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni, menegaskan bahwa program Senin Tertib merupakan agenda rutin yang digagas langsung oleh Bupati Sukabumi sebagai langkah konkret menata wilayah agar kembali pada fungsi dan peruntukannya.

“Ini adalah program Senin Tertib, sebuah langkah konkret untuk menertibkan wilayah Kabupaten Sukabumi. Fokus kami adalah bagaimana masyarakat merasa nyaman, aman, dan tertib, terutama di kawasan wisata yang ikonik,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, kawasan Alun-Alun Gado Bangkong harus dikembalikan sebagai ruang publik yang bersih, tertata, dan nyaman bagi semua kalangan. Penataan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga citra kawasan wisata pesisir Palabuhanratu agar tetap representatif dan ramah pengunjung.

Baca Juga: Ciwang Sukabumi Lezat, 6 Takjil dari Jawa Barat untuk Berbuka Puasa

Dalam pelaksanaan penertiban, Satpol PP tidak bekerja sendiri. Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimcam Palabuhanratu, Subdenpom Palabuhanratu, Kepala PPN Palabuhanratu, Disperkim, Dinas Kelautan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bagian Umum Setda, PLN UPJ Palabuhanratu, serta jajaran Kelurahan Palabuhanratu. Sinergi lintas instansi ini dilakukan guna memastikan penataan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Jujun menjelaskan, sebelum penindakan dilakukan, pihaknya telah melalui tahapan persuasif berupa sosialisasi, imbauan, dan arahan kepada para pedagang maupun pemilik sarana agar memindahkan barang secara mandiri dari area yang tidak diperbolehkan.

“Sebagian masyarakat sudah mematuhi imbauan dan memindahkan sendiri. Namun, bagi yang belum, hari ini kami bantu menggeser ke lokasi yang lebih layak dan tidak melanggar aturan,” jelasnya.

Baca Juga: Cek Fakta: Video Ibu Kandung NS Sedih Anaknya Meninggal Dianiaya Ibu Tiri, Itu Hoax!

Meski mengedepankan pendekatan humanis, Satpol PP menegaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahap penindakan. Artinya, setiap pelanggaran yang masih ditemukan di lokasi terlarang akan ditertibkan secara tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Ada tahapan yang kami lakukan. Karena ini sudah tahap penindakan, maka roda pedagang, perahu, atau sarana lain yang melanggar akan kami angkut dan diamankan ke Mako Satpol PP,” tegas Jujun.

Ia menambahkan, penertiban bukan bertujuan mematikan mata pencaharian masyarakat, melainkan menata agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi ruang publik dan kenyamanan bersama. Pemerintah daerah, kata dia, berupaya mencari solusi agar pedagang tetap bisa berusaha di lokasi yang sesuai dan tertib.

Dengan digelarnya Senin Tertib secara konsisten, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap wajah kawasan Alun-Alun Gado Bangkong semakin tertata rapi, bersih, dan aman. Penataan ini diharapkan mampu menjadikan ruang publik kebanggaan warga tersebut sebagai destinasi wisata yang nyaman, sekaligus mencerminkan wajah Sukabumi yang tertib, indah, dan berdaya saing.

Berita Terkait
Berita Terkini