Pesisir Pantai Minajaya hingga Muara Cipamarangan Sukabumi Dipenuhi Limbah Kebun Kelapa

Sukabumiupdate.com
Selasa 10 Feb 2026, 14:43 WIB
Pesisir Pantai Minajaya hingga Muara Cipamarangan Sukabumi Dipenuhi Limbah Kebun Kelapa

Pesisir pantai minajaya Sukabumi dipenuhi limbah kebun kelapa (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemandangan tidak sedap terlihat di pesisir Pantai MinajayaMuara Cipamarangan, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Hamparan sampah yang didominasi limbah kebun kelapa, tak hanya buah, ada batang, daun, hingga akar menutupi area pesisir pantai hingga puluhan meter.

Pantauan Sukabumiupdate.com, buah kelapa tua dan muda yang sudah membusuk tampak berceceran di sepanjang pesisir Pantai Minajaya–Muara Cipamarangan dengan panjang mencapai lebih dari 50 meter. Kondisi tersebut mengganggu estetika pantai yang kerap dikunjungi warga maupun wisatawan lokal.

Menurut salah seorang warga sekitar,  Supardi (50 tahun), tumpukan sampah tersebut mulai muncul sejak terjadinya banjir rob sekitar dua minggu lalu. Saat itu, limpasan air dari Sungai Cipamarangan membawa berbagai limbah hingga masuk ke kawasan pesisir pantai.

Baca Juga: Jadwal Sholat Sukabumi Februari 2026, Persiapan Menjelang Ramadan 1447 H

“Sejak banjir rob dua minggu lalu, sampah dari sungai terbawa ke pantai. Isinya kebanyakan kelapa, baik buah maupun batangnya,” ujar SP kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, sejumlah pemilik warung di sekitar pantai sudah beberapa kali berupaya membersihkan sampah secara swadaya. Namun, luasnya area terdampak dan banyaknya volume sampah membuat pembersihan belum maksimal.

“Sudah dibersihkan beberapa kali oleh pemilik warung, tapi karena sampahnya cukup panjang dan luas, masih banyak yang berserakan,” pungkasnya.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 untuk Sukabumi dan Sekitarnya

Warga berharap adanya perhatian dan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait agar kondisi pesisir Pantai Minajaya - Muara Cipamarangan kembali bersih dan nyaman, sekaligus mencegah penumpukan sampah.

 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini