Tradisi Papajar Sambut Ramadan, Muara Cipamarangan Jadi Destinasi Warga Pajampangan

Sukabumiupdate.com
Selasa 10 Feb 2026, 12:24 WIB
Tradisi Papajar Sambut Ramadan, Muara Cipamarangan Jadi Destinasi Warga Pajampangan

Muara Cipamarangan Desa Buniwangi Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ragil Gilang).

SUKABUMIUPDATE.com - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, warga Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, memiliki tradisi khas yang masih terus dilestarikan hingga kini, yaitu botram atau yang dikenal dengan sebutan papajar. Kegiatan makan-makan bersama keluarga besar ini biasanya dilakukan di alam terbuka dengan suasana nyaman yang menyejukan.

Salah satu lokasi yang kerap menjadi pilihan warga untuk papajar adalah Muara Cipamarangan yang berada di kawasan Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade. Lokasi ini dikenal memiliki panorama alam yang asri serta mudah dijangkau oleh warga maupun wisatawan.

Saep, pemilik Warung Biru Muara Cipamarangan, mengatakan bahwa menjelang Ramadan, jumlah pengunjung biasanya meningkat. Banyak warga datang bersama keluarga atau rombongan untuk menikmati kebersamaan sebelum memasuki bulan puasa.

Baca Juga: Pelajar SD di Warungkiara Tembus Lumpur 1 Km Demi Sekolah: Kami Butuh Jalan, Bukan MBG

“Kalau menjelang Ramadan, warga sering papajar di sini. Suasananya adem, kalau sore bisa melihat sunset. Cocok buat kumpul bareng keluarga atau teman,” ujar Saep kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (10/2/2026).

Untuk menuju lokasi Muara Cipamarangan, pengunjung dapat masuk dari jalan provinsi Surade–Ujunggenteng ke arah Pantai Minajaya, kemudian melintasi jalan kabupaten Cibungur–Minajaya sekitar empat kilometer. Dari pos retribusi Pantai Minajaya, perjalanan dilanjutkan sekitar 1,5 kilometer ke arah timur dengan menelusuri sepanjang pesisir pantai.

Keindahan Muara Cipamarangan semakin terasa dengan deburan ombak Pantai Minajaya yang berpadu dengan angin semilir. Deretan pohon ketapang dan pandan laut di sepanjang pesisir menambah suasana sejuk dan nyaman bagi para pengunjung.

Baca Juga: Ramadan 2026 BAZNAS Tetapkan: Zakat Fitrah Rp50 Ribu dan Fidyah Rp65 Ribu Per Jiwa

Tak hanya menawarkan pemandangan alam, di kawasan ini juga tersedia warung-warung lesehan yang menyajikan ikan bakar, minuman ringan, serta aneka makanan ringan. Fasilitas sederhana tersebut membuat suasana papajar semakin hangat dan menyenangkan.

Dengan keindahan alam dan tradisi kebersamaan yang masih terjaga, Muara Cipamarangan menjadi salah satu destinasi favorit warga Pajampangan untuk menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan kekeluargaan.

 

Berita Terkait
Berita Terkini