SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah rumah panggung berukuran 5 x 6 meter milik Emak Marsinah (70 tahun), warga Kampung Cibuluh RT 02/07, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Sabtu dini hari (10/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Rumah berbahan bilik bambu dan kayu tersebut ambruk karena sudah usang, dengan hujan yang terus menerus membuat kondisinya semakin memperburuk keadaan. Kejadian itu terjadi saat penghuni tengah lelap beristirahat, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Bangunan yang telah berdiri puluhan tahun itu sebelumnya beberapa kali diperbaiki secara sederhana oleh anak-anaknya. Perbaikan dilakukan seadanya, sehingga kondisi rumah tetap rapuh dan akhirnya tidak mampu bertahan hingga roboh.
Baca Juga: Cekcok Dipicu Tuduhan HP Hilang, Motif Pemuda Cikole Sayat Leher Temannya
Cucu pemilik rumah, Vina (24 tahun), mengatakan rumah tersebut ditempati satu orang yakni Emak Marsinah, namun sesekali sering diisi oleh anggota keluarga lainnya untuk menemani sang perempuan lansia tersebut.
“Rumah itu biasanya ditempati satu jiwa, kadang ditemani sama adik saya. Saat kejadian, emak saya tidur ditemani adik saya laki-laki usia 15 tahun,” ujar Vina kepada Sukabumiupdate.com, Minggu (11/1/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa ambruknya rumah pertama kali diketahui oleh tetangga yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Sungai Cibeureum Meluap Rendam Jalan Provinsi Cidolog–Tegalbuleud
“Pertama ketahuan itu sama tetangga yang dengar suara ambruk atap rumah bagian depan. Setelah itu tetangga keluar rumah dan langsung membangunkan emak supaya pindah ke rumah ibu saya yang jaraknya tidak jauh,” jelasnya.
Pasca kejadian, keluarga telah berupaya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak desa. “Kemarin saya minta bantuan Ketua Karang Taruna, Kang Panji, untuk menyampaikan kejadian ini ke Pemerintah Desa,” tambah Vina.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Cikangkung, Herlan, membenarkan adanya laporan rumah ambruk milik warga lanjut usia tersebut.
Baca Juga: TPT Jabar Istimewa Longsor di Jalur Sukabumi-Sagaranten, Akses Jalan Buka-Tutup
“Kami sudah menerima laporan adanya rumah ambruk. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Kepala Desa, BPD, dan pihak keluarga untuk mencari solusi,” ujar Herlan.
Di tempat terpisah, anggota Tagana Kecamatan Ciracap, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa laporan kejadian tersebut telah diteruskan ke instansi terkait.
“Kami sudah melaporkan ke Dinas Sosial dan pihak kecamatan. Untuk bantuan dari Dinsos biasanya berupa sembako, tinggal kami ambil,” kata Hendra.
Hingga saat ini, Emak Marsinah sementara tinggal di rumah keluarga terdekat sambil menunggu tindak lanjut bantuan dan penanganan dari pihak terkait.





