Bobby Maulana Gagas Gerakan Satu ASN Satu Telur untuk Atasi Stunting di Kota Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Selasa 06 Jan 2026, 16:14 WIB
Bobby Maulana Gagas Gerakan Satu ASN Satu Telur untuk Atasi Stunting di Kota Sukabumi

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana | Foto : Dokpim

SUKABUMIUPDATE.comPemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat komitmen dalam menekan angka prevalensi stunting. Salah satunya melalui gerakan Satu ASN Satu Telur Setiap Minggu yang digagas Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana. Program tersebut diluncurkan bersamaan dengan gerakan ASN menabung sampah, dalam apel pagi di Balai Kota Sukabumi, Senin (5/1/2026).

Dua gerakan tersebut diarahkan untuk menjawab dua persoalan strategis di Kota Sukabumi, yakni penanganan stunting dan pengelolaan sampah dari hulu.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi bersama para pemangku kepentingan berhasil menurunkan angka prevalensi stunting hingga 19,2 persen pada 2024. Gerakan pengumpulan telur dinilai sebagai upaya lanjutan untuk mencapai target stunting nol persen.

“Satu pegawai satu telur ayam merupakan bentuk peran serta ASN dalam menurunkan angka stunting. Telur-telur tersebut akan dikumpulkan setiap minggu dan didistribusikan secara berkala ke Posyandu-Posyandu yang membutuhkan,” ujar Bobby Maulana.

Baca Juga: Setelah 35 Tahun Menemani Minggu Pagi, Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI

Selain program telur, Pemkot Sukabumi juga menggerakkan ASN untuk menabung sampah anorganik melalui Bank Sampah Induk Kota Sukabumi (Bank Sammi). Program ini bertujuan mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi.

“Setiap pegawai membawa sampah plastik dari rumah dan dari lingkungan kantor. Sampah kemudian dipilah, ditimbang, dan dicatat melalui aplikasi Bank Sampah, sehingga setiap bagian memiliki saldo masing-masing,” jelasnya. Pengumpulan sampah tersebut dijadwalkan berlangsung setiap minggu.

Komitmen terhadap dua program tersebut kembali ditegaskan saat Wakil Wali Kota Sukabumi menghadiri apel pagi yang dirangkaikan dengan sosialisasi program Sipaling Berseri di Lapangan Apel Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Selasa (6/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Dalam amanatnya, Bobby Maulana menyampaikan apresiasi atas kinerja aparatur Dinas Kesehatan sepanjang 2025 yang dinilai konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski dihadapkan pada berbagai tantangan.

Pada kesempatan tersebut, ia kembali menegaskan pentingnya dukungan seluruh aparatur terhadap inovasi pengelolaan sampah anorganik dan gerakan Satu ASN Satu Telur per Minggu sebagai langkah nyata mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Sukabumi.

Bobby Maulana berharap program tersebut tidak bersifat seremonial, melainkan menjadi budaya kerja dan gerakan berkelanjutan di lingkungan perangkat daerah. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, profesional, dan berintegritas, serta mengajak aparatur untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi.

Baca Juga: Pidana Bertahun-tahun, Aturan Nikah Siri dan Poligami Terbaru dalam KUHP Baru

Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota secara simbolis membuang sampah ke tempat pengolahan Sipaling Berseri dan menerima telur dari seluruh pegawai Dinas Kesehatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya penanganan stunting di Kota Sukabumi.

Sumber : kdpsukabumikota

Berita Terkait
Berita Terkini