SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang Ramadan 2026, UPTD Peternakan Wilayah Jampangkulon memastikan kesehatan ternak dan ketersediaan daging sapi untuk wilayah Pajampangan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Kepala UPTD Peternakan Wilayah Jampangkulon, Gungun Abdulgoni, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan langsung ke kandang-kandang peternak guna memastikan sapi dalam kondisi sehat serta terhindar dari wabah penyakit.
“Kami secara rutin memantau kandang ternak untuk memastikan kondisi sapi dan ayam sehat. Ini penting agar persediaan daging menjelang Ramadan tetap aman dan layak konsumsi,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 50 ekor ternak dari petani di wilayah Pajampangan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan daging. Ternak tersebut terdiri dari berbagai jenis, yakni Sapi Peranakan Onggole (PO), Sapi Brahman Cross, Sapi Silangan Limosin, Sapi Simental, serta kerbau.
Baca Juga: Rela Datang dari Bandung dan Tangerang, Umat Nilai Imlek di Kota Sukabumi Berbeda
Menurut Gungun, kebutuhan daging sapi untuk wilayah Pajampangan dipastikan mencukupi selama Ramadan. Pihaknya juga memastikan setiap hewan yang akan dipotong telah melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat.
“Sebelum dipotong, kami periksa dulu kondisi kesehatannya. Pemeriksaan meliputi fisik luar sapi, seperti gerakan harus aktif, hidung berair normal, mata cerah tidak sayu, tidak ada benjolan, tidak mengeluarkan ludah berlebihan, serta tidak ada luka pada mulut maupun kuku,” jelasnya.
Setelah proses pemotongan, pemeriksaan kembali dilakukan pada daging dan organ dalam. Daging harus tampak segar, serta pada bagian hati dan saluran pencernaan dipastikan tidak terdapat cacing.
Dari sisi harga, terjadi kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini harga daging sapi berada di kisaran Rp145.000 hingga Rp150.000 per kilogram. Tahun lalu, harga masih di angka Rp140.000 hingga Rp145.000 per kilogram.
Baca Juga: Progres Tol Bocimi Seksi 3 Capai 71,95 Persen, Disiapkan Fungsional Terbatas Saat Lebaran
Untuk daging murni dengan sedikit lemak dijual Rp150.000 per kilogram, sedangkan daging dengan kandungan lemak lebih banyak dijual Rp145.000 per kilogram. Namun, harga juga bisa menyesuaikan dengan jumlah pembelian.
“Kalau pembelian dalam jumlah banyak, biasanya bisa di harga Rp145.000 per kilogram, tergantung pedagang,” tambahnya.
Dengan pengawasan ketat terhadap kesehatan ternak serta ketersediaan stok yang memadai, UPTD Peternakan Wilayah Jampangkulon optimistis kebutuhan daging masyarakat Pajampangan selama Ramadan 2026 dapat terpenuhi dengan aman dan layak konsumsi.




