Persikabumi Gelar Youth Football Development, Ajang Mencari Bibit Laskar Penyu Selatan

Sukabumiupdate.com
Kamis 12 Feb 2026, 14:58 WIB
Persikabumi Gelar Youth Football Development, Ajang Mencari Bibit Laskar Penyu Selatan

Persikabumi akan digelar Youth Football Development 2026. (Sumber : AI/ChatGPT).

SUKABUMIUPDATE.com - Persikabumi klub kebanggan warga Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi sepak bola usia dini melalui program Persikabumi Youth Football Development. Kegiatan pembinaan ini akan digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 07.30 WIB, dengan lokasi latihan ke Stadion Korpri Cisaat.

Dikutip dalam akun media sosial resminya, program ini menargetkan pemain muda kategori U-12, U-13, U-14, dan U-15, di bawah arahan Pelatih Persikabumi Hendi Gunawan, yang akrab disapa Coach Eeng.

Coach Eeng menjelaskan bahwa program ini lahir dari kesadaran klub akan pentingnya pembinaan usia muda sebagai fondasi kekuatan tim di masa depan.

Baca Juga: 101 Paribasa Sunda Lengkap dengan Artinya, Katempuhan Buntut Maung

“Pemain senior itu lahir dari proses pembinaan sejak usia muda. Kami menyadari bahwa pemain muda adalah harta paling berharga bagi klub. Karena itu, Persikabumi menyusun program strategis pengembangan usia muda, bukan hanya untuk kepentingan klub, tetapi juga untuk kemajuan sepak bola Kabupaten Sukabumi, provinsi, hingga nasional,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (12/02/2026).

Fokus Pembentukan Karakter

Menurutnya, rentang usia 12 hingga 15 tahun merupakan fase penting yang kerap disebut sebagai Golden Age of Learning. Pada fase ini, pemain tidak hanya dibekali kemampuan teknik dan taktik, tetapi juga pembentukan karakter dan mentalitas.

“Di usia ini, bukan hanya soal teknik, taktik, atau fisik. Mental dan karakter harus dibentuk agar siap naik ke level berikutnya. Di sinilah filosofi Persikabumi mulai ditanamkan,” kata Coach Eeng.

Persikabumi memiliki filosofi pembinaan sendiri yang menjadi acuan dalam membentuk tim dan individu pemain. Terdapat 11 prioritas mental yang wajib dimiliki pemain, di antaranya disiplin dan resilien atau ketahanan mental.

Laskar Penyu Selatan tetap melangkah gagah ke babak 12 besar Liga 4 Seri 1 Piala Gubernur Jawa Barat 2025Laskar Penyu Selatan. | Dok Persikabumi.

Metode Latihan Berbasis Permainan

Dalam pelaksanaannya, Persikabumi menerapkan metode Game Analytic Game, yakni pendekatan latihan berbasis permainan. Pemain diajak untuk mencintai sepak bola melalui suasana latihan yang menyenangkan, sebelum kemudian diperkenalkan pada pemahaman teknik dan taktik secara mendasar.

Evaluasi dilakukan secara menyeluruh meliputi aspek teknik, taktik, fisik, dan mental. Uniknya, dalam program ini tidak diberlakukan sistem seleksi ketat di awal. Klub memilih membuat rapor perkembangan pemain sebagai dasar pembinaan berkelanjutan.

Target Jangka Panjang dan Dukungan Klub

Program Youth Development ini menjadi bagian dari proyeksi jangka panjang Persikabumi. Ke depan, pemain yang dibina diharapkan mampu memperkuat tim senior Persikabumi, bersaing di kompetisi profesional nasional, bahkan menembus Tim Nasional Indonesia di level usia muda.

Untuk target jangka pendek, menargetkan terbentuknya Tim Soeratin U-15 Persikabumi yang kompetitif.

Coach Eeng juga mengapresiasi dukungan penuh dari Ketua Persikabumi, Budi Azhar Mutawali, yang dinilai memiliki komitmen besar terhadap pengembangan sepak bola di Kabupaten Sukabumi.

“Persikabumi masih berdiri sampai hari ini karena loyalitas, dedikasi, dan kecintaan beliau terhadap sepak bola Sukabumi,” ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada pemain muda agar tidak hanya mengandalkan bakat semata.

“Bakat saja tidak cukup. Dibutuhkan disiplin, tekad, dan ketahanan mental. Semua itu hanya bisa dibangun melalui latihan yang konsisten dan kompetisi,” tegasnya.

Dengan program ini, Persikabumi berharap dapat melahirkan generasi pesepak bola muda yang tidak hanya berbakat, tetapi juga berkarakter kuat dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.

 

Berita Terkait
Berita Terkini