Harga Cabai dan Ayam Naik di Pasar Palabuhanratu Jelang Munggahan Ramadan 1447 H

Sukabumiupdate.com
Kamis 12 Feb 2026, 13:48 WIB
Harga Cabai dan Ayam Naik di Pasar Palabuhanratu Jelang Munggahan Ramadan 1447 H

Pedagang Ayam potong dan Cabai di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang tradisi munggahan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mulai mengalami kenaikan. Lonjakan paling terasa terjadi pada komoditas cabai dan daging ayam broiler.

Berdasarkan data UPT Pasar Palabuhanratu per 12 Februari 2026, harga cabai rawit merah kini menembus Rp70 ribu per kilogram. Padahal, pekan sebelumnya masih berada di angka Rp60 ribu per kilogram.

Cabai keriting merah juga naik dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Cabai merah besar juga berada di harga Rp40 ribu per kilogram, sementara cabai rawit hijau dijual Rp55 ribu per kilogram.

Baca Juga: Bukan Sekadar Makan Bersama, Ini Makna Tradisi Munggahan Jelang Ramadan

Tak hanya cabai, harga daging ayam broiler ikut merangkak naik. Dari Rp41 ribu per kilogram pada pekan lalu, kini naik dua ribu menjadi Rp43 ribu per kilogram.

Pencatat Sembako UPTD Pasar Palabuhanratu, Maulana, membenarkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas menjelang Ramadan.

“Perbandingan harga hari ini dengan minggu kemarin memang ada beberapa komoditas yang agak naik menjelang bulan suci Ramadan. Cabai keriting minggu kemarin Rp35 ribu, sekarang menjadi Rp40 ribu per kilogram. Cabai merah besar juga Rp40 ribu. Cabai rawit merah yang awalnya Rp60 ribu sekarang Rp70 ribu. Untuk ayam broiler, minggu kemarin Rp41 ribu sekarang Rp43 ribu per kilogram,” ujar Maulana kepada Sukabumiupdate.com Kamis (12/02/2026).

Baca Juga: Polemik Huntap di Lembursawah Sukabumi, Dibangun Pihak Ketiga Tanpa Koordinasi Pemda

Meski demikian, Maulana memastikan ketersediaan stok bahan pokok di Pasar Palabuhanratu masih dalam kondisi aman.

“Untuk stok tidak ada masalah, masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Hanya harga yang naik, terutama cabai rawit merah dan daging ayam,” kata dia.

Sementara itu, harga komoditas lainnya relatif stabil. Bawang merah dijual Rp40 ribu per kilogram, bawang putih Rp38 ribu per kilogram. Untuk daging sapi dan daging kerbau masing-masing berada di angka Rp130 ribu per kilogram.

Baca Juga: 101 Paribasa Sunda Lengkap dengan Artinya, Katempuhan Buntut Maung

Di sisi lain, kenaikan harga ayam juga dikeluhkan pedagang. Salah seorang pedagang ayam kaki lima di Pasar Palabuhanratu, Asep Setiawan, menyebut harga ayam potong di tingkat pedagang kini berkisar Rp43 ribu hingga Rp44 ribu per kilogram.

“Iya, harga ayam potong sekarang naik, sekarang Rp43 ribu sampai Rp44 ribu. Kalau untuk stok itu ada, tapi tidak banyak. Soalnya banyak yang disetok untuk MBG katanya. Jadi yang punya dapur MBG itu tidak beli ke pedagang, langsung ke kandang atau ke PT-nya,” ungkap Asep.

Ia mengaku pasokan yang biasa ia dapatkan kini berkurang cukup signifikan. Jika sebelumnya ia bisa membeli 200 hingga 250 kilogram per hari, kini hanya mendapatkan sekitar 100 hingga 150 kilogram.

Baca Juga: Ramadan Bawa Berkah, Warga Pajampangan Sukabumi Kebanjiran Orderan Kelapa

“Saya biasanya beli 200 sampai 250 kilo, paling sekarang adanya 100 sampai 150 kilo. Iya itu karna di setok sama dapur MBG,” tambahnya.

Asep berharap harga segera kembali stabil agar daya beli masyarakat tidak terus menurun, terlebih menjelang munggahan yang biasanya identik dengan meningkatnya aktivitas belanja.

“Saya harap harga bisa segera stabil supaya daya beli masyarakat tidak terus menurun. Apalagi jelang munggahan biasanya suka ramai, enggak tahu kalau sekarang, saya harap tetap ramai,” harapnya.

 

 

Berita Terkait
Berita Terkini