SUKABUMIUPDATE.com - Jika ada yang meragukan masa depan musik rock, maka mereka belum mengenal The Warning. Band asal Monterrey, Meksiko, yang terdiri dari tiga saudara Perempuan Daniela (Dany), Paulina (Pau), dan Alejandra (Alem) Villarrealini adalah badai segar yang menghantam dunia musik dengan energi rock 'n' roll yang powerful dan tak terbendung.
Perjalanan mereka dimulai pada 2014 silam. Saat itu, video di mana Dany (13 thn) dan Pau (13 thn) dengan mahir memainkan gitar dan drum, sementara Alem (9 thn) dengan percaya diri mengisi bass untuk lagu "Enter Sandman" milik Metallica, menjadi viral di YouTube.
Dunia musik terpukau. Bagaimana mungkin anak-anak dengan skill begitu matang memainkan musik seberat itu?
Baca Juga: Dewan Pers Serukan Media Tetap Profesional dan Aparat Lindungi Jurnalis saat Demo
Namun, mereka tidak ingin terjebak sebagai "cover artist" saja. The Warning membuktikan diri sebagai pencipta yang serius. Mereka merilis debut album "XXI Century Blood" (2017) yang penuh dengan energi rock muda, dan kemudian menggegerkan dengan album konsep "Queen of The Murder Scene" (2018).
Album ini menunjukkan kedewasaan musikal dan keberanian mereka untuk bercerita tentang narasi psikologis yang gelap dan kompleks, sebuah langkah berani yang jarang dilakukan band muda.
Terobosan terbesar mereka datang dengan album "ERROR" (2022). Single seperti "CHOKE" dan "MONEY" menjadi hit, memperkenalkan sound mereka yang lebih terpolish namun tetap garang kepada khalayak global. Album ini menjadi pintu gerbang mereka untuk melakukan tur secara masif.
Baca Juga: Tragedi Ojol Dilindas Rantis Brimob: Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas dan Transparan
Kini, nama mereka tercatat sebagai salah satu band rock paling menjanjikan. Mereka bukan hanya menjual album, tetapi juga telah menjadi pembuka (opening act) untuk legenda hidup seperti Guns N' Roses dan The Killers.
Bayangkan, tiga saudara yang dulu bermain di kamar mereka, kini berdiri di panggung yang sama dan menghibur puluhan ribu fans dari band idola mereka sendiri.
Mereka adalah bukti nyata bahwa rock tidak pernah mati; ia hanya berevolusi. The Warning membawanya kembali dengan wajah baru, energi baru, dan semangat Generasi Z yang tak kenal kompromi. Mereka bukan sekadar sensasi internet, tetapi adalah musisi sejati yang sedang menulis ulang masa depan rock.
(Sumber: Dari berbagai sumber)
Penulis: Danang Hamid