Disdukcapil Sukabumi Pastikan Layanan Jemput Bola Tetap Prima Sepanjang Ramadan

Sukabumiupdate.com
Jumat 06 Mar 2026, 15:48 WIB
Disdukcapil Sukabumi Pastikan Layanan Jemput Bola Tetap Prima Sepanjang Ramadan

Disdukcapil Kabupaten Sukabumi menggelar layanan jemput bola di lingkungan Yayasan Yaspida, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Rabu (4/3/2026). (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi terus menggencarkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program jemput bola. Teranyar, pelayanan digelar di lingkungan Yayasan Yaspida, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, pada Rabu (4/3/2026), guna memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, mengatakan bahwa program jemput bola merupakan salah satu langkah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses untuk datang langsung ke kantor Disdukcapil. Ia menegaskan bahwa pelayanan tersebut tetap berjalan meskipun saat ini berada di bulan Ramadan.

“Selama bulan Ramadan pelayanan jemput bola tetap berjalan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mengakses layanan administrasi kependudukan dengan mudah tanpa harus datang jauh ke kantor Disdukcapil,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: Disdukcapil Sukabumi Jemput Bola Perekaman e-KTP Lansia di Ciracap

Menurutnya, pelayanan langsung ke masyarakat menjadi strategi penting untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus memperkuat tertib administrasi di Kabupaten Sukabumi. “Program jemput bola ini memang kami dorong agar pelayanan adminduk semakin dekat dengan masyarakat. Dengan begitu warga bisa langsung mengurus berbagai dokumen yang dibutuhkan,” katanya.

Dalam kegiatan pelayanan di Yayasan Yaspida tersebut, Disdukcapil Kabupaten Sukabumi melayani puluhan permohonan dokumen kependudukan dari masyarakat. Rinciannya meliputi pembuatan 40 Kartu Keluarga (KK), 25 Akta Kelahiran, 10 Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta 1 Akta Kematian.

Amir Hamzah menambahkan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan kegiatan serupa di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap karena dokumen tersebut menjadi dasar untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga bantuan sosial,” ungkapnya.

Ia juga berharap program jemput bola ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan. “Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya dokumen kependudukan. Melalui pelayanan jemput bola ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mengurus dokumen adminduk,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini