SUKABUMIUPDATE.com - Nasib Tottenham Hotspurs di Liga Inggris kian suram setelah terjerembab di posisi ke-16 dengan raihan 29 poin dari 29 pertandingan dengan catatan tujuh kemenangan, delapan hasil imbang dan empat belas kekalahan. Tim asuhan Igor Tudor hanya terpaut satu angka dari zona degradasi.
The Lily White gagal meraih kemenangan dari sebelas pertandingan. Terakhir kali Spurs menang saat menghadapi Crystal Palace di pekan ke-18 Liga Inggris. Absennya beberapa pemain kunci seperti James Maddison, Dejan Kulusevski, Mohammed Kudus, Bentacur, Lucas Bergvall, Ben Davies, hingga Wilson Odobert menjadi penghalang bagi Spurs untuk memperbaiki performa tim.
Baca Juga: Dewan PDIP Jabar Serahkan Bantuan untuk Korban Pergerakan Tanah di Bantargadung
Di pertengahan pekan kemarin, Spurs harus mengakui keunggulan Crystal Palace 3-1, meski sempat unggul melalui Dominic Solanke, Palace berhasil mengembalikan keadaan melalui dua gol Ismailla Sarr dan satu gol Strand Larsen. Alih-alih menyamakan kedudukan, Spurs harus bermain dengan 10 pemain setelah Micky van de Ven harus menerima kartu merah.
Igor Tudor yang sempat menukangi Juventus tak mampu berbuat banyak setelah menjadi pelatih Tottenham pertama yang kalah dalam tiga pertandingan awalnya bersama tim di ajang Liga Inggris. Kini masa depannya di klub tersebut tengah menjadi sorotan.
Saat kalah oleh The Eagles, banyak pendukung tim tuan rumah yang meninggalkan stadion pada jeda paruh pertama, hal tersebut merupakan bentuk kekecewaan. Setelah laga usai, Igor memberikan keterangan mengenai laga tersebut, menurutnya Igor paham bentuk kekecewaan dari para pendukung. Hal tersebut merupakan hal yang wajar di dunia sepak bola.
Baca Juga: IPAT Habis Februari 2026, DPRD Kabupaten Sukabumi Cek Perizinan PT Indolakto Cicurug
“Tentu saja saya memahami perasaan para penggemar. Itu hal biasa yang terjadi di sepak bola. Mereka kecewa. Mereka menginginkan lebih. Kami menyadari hal itu. Kami juga ingin memberi lebih banyak. Sayangnya, inilah saatnya kami harus membayar semuanya. Satu kartu merah mengubah segalanya." ujarnya dilansir dari espn.
Untuk kesekian kalinya Spurs akan mengalami ujian berat, kali ini mereka akan bertandang ke markas Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada (11/2) mendatang. Kolo Muani dkk berhasil lolos ke babak fase gugur setelah finis di urutan 4 di atas Barcelona dan di bawah Liverpool. Igor Tudor harus memberikan hasil positif di laga nanti sebagai bentuk pembuktian pada para pendukung yang merasa kecewa di laga menghadapi Palace.
Setelah laga tersebut, Tottenham akan langsung dihadang Liverpool yang tengah berjuang menuju tiga besar Liga Inggris.
Sumber: dari berbagai sumber



