SUKABUMIUPDATE.com - Bau mulut saat puasa sering membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri. Padahal, kondisi ini cukup umum terjadi karena perubahan pola makan, minum, dan produksi air liur selama berpuasa. Lalu, sebenarnya apa penyebab bau mulut saat puasa dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasan lengkapnya.
Penyebab Bau Mulut Saat Puasa
1. Produksi Air Liur Menurun
Saat tidak makan dan minum selama berjam-jam, produksi air liur otomatis berkurang. Padahal, air liur berfungsi membersihkan sisa makanan dan bakteri di dalam mulut. Ketika jumlahnya menurun, bakteri lebih mudah berkembang dan menghasilkan senyawa sulfur yang menyebabkan bau tidak sedap.
2. Penumpukan Bakteri di Mulut
Dikutip dari American Dental Association, sebagian besar kasus bau mulut berasal dari bakteri yang menumpuk di lidah, sela gigi, dan gusi. Saat puasa, kondisi mulut yang kering mempercepat pertumbuhan bakteri ini.
Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-10: Memohon Tawakal dan Kedekatan kepada Allah
3. Sisa Makanan Saat Sahur
Jika setelah sahur tidak menyikat gigi dengan benar, sisa makanan bisa tertinggal dan membusuk di dalam mulut. Inilah yang memicu bau mulut di siang hari.
4. Asam Lambung
Pada beberapa orang, bau mulut bisa dipicu oleh gangguan lambung seperti refluks asam. Saat perut kosong dalam waktu lama, asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menimbulkan aroma tidak sedap.
5. Proses Pembakaran Lemak (Ketosis)
Saat tubuh tidak mendapat asupan makanan, tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi. Proses ini menghasilkan zat keton yang bisa memicu aroma khas pada napas. Hal ini sering disebut sebagai bau napas puasa.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Sahur! Ini 10 Risiko Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan
Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa
1. Sikat Gigi dan Lidah Setelah Sahur
Pastikan menyikat gigi minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur. Jangan lupa membersihkan lidah karena banyak bakteri bersarang di permukaannya.
2. Gunakan Benang Gigi (Dental Floss)
Membersihkan sela gigi dengan benang gigi membantu menghilangkan sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi.
3. Perbanyak Minum Air Saat Sahur dan Berbuka
Cukupi kebutuhan cairan dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam hari, 2 gelas saat sahur) untuk membantu menjaga kelembapan mulut.
4. Hindari Makanan Berbau Tajam
Batasi konsumsi bawang putih, petai, jengkol, dan makanan tinggi gula saat sahur karena bisa memperparah bau mulut.
5. Konsumsi Buah dan Sayur
Buah seperti apel dan sayuran berserat membantu merangsang produksi air liur dan membersihkan gigi secara alami.
6. Berkumur dengan Obat Kumur Antiseptik
Gunakan obat kumur bebas alkohol setelah menyikat gigi untuk membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab bau.
Bau mulut saat puasa adalah kondisi yang wajar terjadi karena mulut menjadi lebih kering dan produksi air liur menurun. Namun, dengan menjaga kebersihan gigi dan pola makan yang tepat, masalah ini bisa diminimalkan. Puasa tetap lancar, ibadah nyaman, dan percaya diri pun tetap terjaga.
Baca Juga: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Fakta Baru dalam Kasus Kematian NS di Jampangkulon
Sumber; Berbagai sumber




