SUKABUMIUPDATE.com - Bahasa Sunda memiliki kosakata yang sangat kaya termasuk dalam hal bumbu dapur yang biasa ditemukan sehari-hari.
Mengetahui penyebutan bahan dasar seperti bawang, cabai, dan rempah-rempah memudahkan komunikasi, baik saat berbelanja di pasar lokal maupun saat menyiapkan hidangan khas Sunda.
Berikut adalah daftar nama bumbu dapur dalam bahasa Sunda yang dirangkum dari berbagai sumbe.
Baca Juga: Cara Leluhur Sunda Dulu Mengolah dan Menyimpan Daging Sebelum Ada Kulkas
Baca Juga: Makanan Khas Orang Sunda Saat Hari Lebaran yang Selalu Ada Sampai Sekarang
- Kunyit = Koneng
- Lengkuas = Laja
- Kencur = Cikur
- Ketumbar= Katuncar
- Merica / Lada = Pedes bodas
- Jahe = Jahe
- Kemiri = Muncang
- Bawang Merah = Bawang beureum
- Bawang Putih = Bawang bodas
- Cabai Rawit = Cengek
- Cabai Merah = Cabé beureum
- Asam Jawa = Asem
- Gula Merah = Gula beureum / Gula kawung
- Sereh = Serai
- Daun Salam = Daun salam
- Terasi = Tarasi
- Pala = Pala
- Jinten = Jintan
- Daun jeruk = Daun jeruk
- Daun bawang = Daun bawang
- Kucai = Kucai
- Kemangi = Surawung
- Seledri = Sadri
- Garam = Uyah
- Gula putih = Gula pasir
- Cuka = Cuka
- Kecap = Kecap
- Kalapa = Kelapa
- Santan = Santan
- Kecombrang = Honje
- Kapulaga = Kapol
- Cengkéh = Cengkeh
- Kayu manis = Kayu manis
- Bunga lawang = Pekak
Itulah nama-nama bumbu dapur dalam bahasa Sunda. Beberapa nama memang sama dengan bahasa Indonesia karena berasal dari bahasa Melayu atau sudah lama diserap ke dalam bahasa Sunda.







