SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti Jabar) terus berupaya memperkuat perlindungan bagi para petani. Pada Rabu (25/2/2026), Distanhorti Jabar melaksanakan Sosialisasi Asuransi Mikro Perlindungan Jiwa Petani (ASMIK), Program Pembiayaan Pertanian, dan Kredit Program yang menyasar Kabupaten Sumedang, Kuningan, dan Indramayu.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana, Ujang Suhadi, yang hadir mewakili Kepala Distanhorti Jabar, Dadan Hidayat, bersama Tim Pembiayaan Pertanian Distanhorti Jabar. Agenda ini menjadi wujud nyata tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan sekaligus menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat agraris di Jawa Barat.
Sinergi Lintas Sektor untuk Perlindungan Jiwa Petani
Pelaksanaan sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak strategis untuk memastikan program tepat sasaran. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Instansi Terkait: Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dan para Kepala UPTD.
- Lembaga Keuangan: OJK Regional Jawa Barat dan Bank BRI.
- Penyelenggara Asuransi: BRI Life sebagai penyedia layanan asuransi mikro.
- Garda Terdepan: Perwakilan penyuluh dan para petani sebagai penerima manfaat utama.
Mempermudah Akses Pembiayaan
Selain fokus pada perlindungan jiwa melalui ASMIK, sosialisasi ini juga menekankan pada pemberian kemudahan akses pembiayaan bagi para petani. Hal ini dilakukan agar para petani tidak lagi menemui hambatan dalam permodalan usaha tani mereka.
"Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus usaha melindungi jiwa para petani serta memberikan berbagai kemudahan akses pembiayaan agar kesejahteraan petani di Jawa Barat tetap terjaga," ujar Ujang Suhadi.
Melalui program asuransi mikro dan kredit program ini, Distanhorti Jabar berharap para petani di Kabupaten Sumedang, Kuningan, dan Indramayu memiliki jaring pengaman sosial yang lebih kuat dalam menghadapi risiko pekerjaan, sehingga produktivitas pertanian di Jawa Barat tetap berkelanjutan. (adv)





