SUKABUMIUPDATE.com - Bulan suci Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Sebelum menunaikan ibadah puasa, umat Muslim dianjurkan untuk salat sunnah tarawih satu hari sebelumnya.
Salat tarawih dilaksanakan setelah salat isya dan sebelum menunaikan salat witir sebagai penutup. Umat Muslim dapat melaksanakan salat tarawih sebanyak 8 rakaat dan 3 rakaat witir atau 20 rakaat dan 3 rakaat witir, tergantung keyakinan masing-masing atau kebiasaan di masjid dekat rumah.
Salah satu rukun dalam salat tarawih yang perlu dilakukan adalah membaca niat sebelum salat, Berikut bacaan niat salat tarawih untuk imam, makmum, dan shalat sendiri, yang dikutip dari NU Online.
Baca Juga: Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Puasa Ramadan
Bacaan Niat Shalat Tarawih
1. Niat Shalat Tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku berniat shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta’ala."
2. Niat Shalat Tarawih sebagai Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku berniat shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta’ala."
3. Niat Shalat Tarawih Sendiri (Infirad)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku berniat shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala."
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Tata Cara Salat Tarawih
Tarawih dikerjakan 2 rakaat sekali salam, seperti salat sunnah biasa. Berikut adalah tata cara melaksanakan sholat Tarawih
Urutan dalam 1 rakaat:
- Niat
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat pendek (misalnya Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, atau lainnya)
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua
Rakaat kedua sama seperti rakaat pertama, lalu:
- Tasyahud akhir
- Salam
- Setelah itu bisa istirahat sejenak sebelum lanjut rakaat berikutnya.
Dengan memahami keutamaan, jumlah rakaat, serta niat shalat tarawih, semoga ibadah kita di bulan Ramadan semakin khusyuk dan diterima oleh Allah SWT. Aamiin.
Sumber: NU Online








