Lengan Perempuan 20 Tahun Tersangkut Jam Tangan, Damkar Sukaraja Sigap Bantu

Sukabumiupdate.com
Rabu 18 Feb 2026, 17:25 WIB
Lengan Perempuan 20 Tahun Tersangkut Jam Tangan, Damkar Sukaraja Sigap Bantu

Siti Alma Shabika Amanda (20) saat dibantu Damkar Sukaraja setelah jam tangan yang dipakainya mengunci dan tidak bisa dilepas. (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang perempuan berusia 20 tahun, warga Kampung Cidadap RT 03/RW 02, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mengalami kejadian tak terduga setelah jam tangan yang dipakainya mengunci dan tak bisa dilepas dari pergelangan tangannya, pada Selasa (17/2/2026). Pemadam Kebakaran Pos Sukaraja akhirnya turun tangan sigap membantu mengatasinya.

Pada laporan awal, diterima melalui layanan Damkar Cermat pada pukul 09.51 WIB atas nama pelapor Ibu Siti Alma Shabika Amanda (20). Petugas penerima laporan, Mulyadin, kemudian langsung berkoordinasi dan menuju lokasi. Dalam waktu sembilan menit, tim tiba di tempat kejadian pada pukul 10.00 WIB dan penanganan selesai pukul 10.10 WIB.

Kepala Pos Damkar Sukaraja, Ade Feri, menjelaskan kejadian tersebut masuk kategori operasi non kebakaran atau human rescue. Ia menerangkan, berdasarkan keterangan pelapor, jam tangan itu sudah tidak bisa dilepas sejak malam hari.

“Nampaknya itu kalau menurut pelapor sejak semalam, waktu jam tangannya mau tidur kan biasanya suka dibuka kemungkinan karena kurang keras atau gimana justru malah ngunci si pengunci jarum tengahnya yang biasa nusuk di tengah tengah talinya itu. Ditambah lagi jadi lebih erat lebih mencekik,” ujar Ade Feri kepada sukabumiupdate.com, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Dibegal Dini Hari, Warga Bojonggenteng Dibacok dan Motor Dibawa Kabur

Namun upaya korban membuka secara paksa justru memperburuk keadaan, dimana jam tangan semakin mengunci. “Kemudian kemungkinan penyebabnya dibuka paksa tapi justru malah si jarum tadi malah bengkok jadi tambah ngunci bukannya terbuka, itu pas paginya mereka menghubungi kita Damkar Sukaraja,” katanya.

Dua personel, yakni Mulyadin dan Okke, diterjunkan untuk melakukan penanganan. Beruntung, tidak ada korban luka maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut, dan kondisi petugas pun dinyatakan selamat.

Ade Feri menegaskan, Damkar Sukaraja siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat, tak terbatas pada kebakaran.

“Untuk kendala gak ada, cuman bahwa bila masyarakat menemui kendala atau permasalahan apakah cincin yang sudah lama tidak bisa dibuka sehingga membuat pembengkakan pada jarinya ataupun kasus yang tadi jam tangan itu, jangan segan segan meminta bantuan kami Posko Damkar Sukaraja dan saya tekankan juga kami siap melayani bantuan apapun selama kami bisa kapanpun dan dimanapun, dan bahwa satu hal ini pelayanan kami itu gratis tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kehadiran Damkar tak hanya identik dengan api dan asap, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan bagi warga.

 

Berita Terkait
Berita Terkini