5 Teknik Latihan Pernapasan untuk Relaksasi Tidur

Kamis 17 Maret 2022, 10:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah tahukah kamu, jika latihan pernapasan jika dilakukan secara rutin memiliki manfaat yang sama seperti berolahraga? 

Seperti dilansir tempo dari Everyday Health, sistem saraf parasimpatik mempengaruhi suasana hati dan pikiran.

Selain itu, latihan pernapasan dapat dilakukan untuk relaksasi tidur. Dikutip tempo dari Verywell Mind, inilah lima teknik latihan pernapasan yang dapat kamu lakukan.

photoIlustrasi Tidur - (Freepik)</span

1. Pernapasan Perut

  • Berbaring, kaki lurus dan sedikit terbuka. Posisi tangan di samping. Telapak tangan menghadap ke atas, sambil menutup mata. Setelah itu memposisikan masing-masing tangan di perut dan dada.
  • Saat menarik napas sambil memperhatikan tangan sebelah mana yang terangkat tinggi. Jika tangan di dada naik paling tinggi saat menarik napas, maka berfokus mengisi udara ke perut. Cara mudahnya mencoba perut naik lebih tinggi saat bernapas. Seiring waktu, menjadi lebih mudah.
  • Saat menarik napas melalui hidung, kemudian dihembuskan melalui mulut. Saat proses latihan pernapasan ini wajah harus tetap santai atau tidak tegang.  Manfaat baik latihan pernapasan jika rutin dilakukan setiap hari sekali, setidaknya 5 menit hingga 10 menit.

2. Mengucapkan kalimat yang membuat relaksasi dalam pikiran

  • Berbaring nyaman atau duduk, saat bernapas dalam melalui perut, bisa sambil mengucapkan, “relaksasi dan tarik napas”. Saat menghembuskan napas dari perut sambil berucap, “buang napas”. Beri jeda sebelum menghirup dan menghembuskan napas.
  • Saat menghembuskan napas, sambil mengendurkan ketegangan tubuh.

3. Menghitung saat bernapas

  • Berbaring di tempat tidur sambil merasakan kasur menopang tubuh ketika menghembuskan napas secara santai
  • Berhitung dari 1 sampai 10, kemudian hitung mundur dari 10 ke 1, sambil menyelaraskan hitungan itu saat bernapas. Latihan pernapasan ini dilakukan sebelum tidur.

4. Mengumpamakan pernapasan

Berbaring di tempat tidur, sambil merasakan sensasi perasaan tenang dan kesabaran. Saat relaksasi tak perlu berpikir hal lain supaya tetap tenang. Latihan pernapasan ini dilakukan sampai tertidur.

5. Berkhayal

  • Saat latihan pernapasan sambil mengumpulkan stres dan kecemasan seperti warna yang memenuhi tubuh. Ketika menghembuskan napas sambil membayangkan warna itu keluar dari keseluruhan bagian tubuh.
  • Setelah itu, membayangkan energi sedang ditarik dari kepala menuju bawah. Saat membayangkan itu, sambil merasakan ketenangan telah masuk, anggap stres dan kecemasan itu sudah keluar dari tubuh berganti dengan energi positif.

Baca Juga :

SUMBER: KAKAK INDRA PURNAMA | TEMPO.CO

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Food & Travel20 Juni 2024, 15:30 WIB

Awas! 6 Makanan Ini Bisa Menyebabkan Kadar Gula Darah Melonjak Tinggi

Kedelai tanpa pemanis cenderung paling kecil kemungkinannya untuk meningkatkan gula darah, karena kadar gula yang lebih rendah dan kadar protein yang lebih tin
Ilustrasi. Awas Makanan Ini Bisa Menyebabkan Kadar Gula Darah Melonjak Tinggi! (Sumber : Pixabay/Stanias)
Sukabumi20 Juni 2024, 15:23 WIB

Korban Tawuran Pelajar? Remaja Kena Sabetan Celurit di Pabuaran Sukabumi

Korban yang saat ini dirawat di Puskesmas Pabuaran adalah satu orang.
Luka pada kepala remaja yang saat ini ditangani di Puskesmas Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Food & Travel20 Juni 2024, 15:15 WIB

Aman untuk Diabetes, 5 Resep Sarapan Ringan Sehat dan Enak di Musim Panas

Resep memasak sarapan ringan dan enak yang aman dikonsumsi penderita diabetes saat musim panas.
Ilustrasi sarapan ringan dan enak untuk diabetes di musim panas (Sumber : Pexels.com/@LarissaFarber)
Inspirasi20 Juni 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Admin Retur di Minimarket Sukabumi, Cek Kualifikasinya

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi. Lowongan Kerja Sebagai Admin Retur di Minimarket Sukabumi, Cek Kualfikasinya (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi20 Juni 2024, 14:48 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas di Cikole Sukabumi, Ciri-cirinya Rambut Cepak

Darul meminta mobil berhenti dan memberi tahu soal mayat tersebut.
Mayat pria di trotoar Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Kamis (20/6/2024). | Foto: Istimewa
Life20 Juni 2024, 14:45 WIB

Pecandu Berat Wajib Tahu, Berikut Ini 8 Cara Hilangkan Kebiasaan Merokok!

Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan berhenti merokok, termasuk manajemen stres, penghindaran pemicu rokok, perubahan pola makan, serta rutinitas olahraga yang teratur.
Ilustrasi kecanduan merokok yang perlu dihindari (Sumber : pixabay.com/@govindaxy2)
Keuangan20 Juni 2024, 14:16 WIB

Hak Jawab: BRI Sebut Sertifikat Tanah Warga Sukabumi yang Hilang dalam Proses Diganti

Hingga ini sertifikat tanah baru untuk Yeni masih dalam proses.
Kantor BRI Unit Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sehat20 Juni 2024, 14:15 WIB

7 Jenis Penyakit Penyebab Sakit Hati serta Gejala yang Menyertainya

Hati merupakan salah satu organ dalam tubuh yang memiliki peran penting, salah satunya membuang produk limbah dalam darah.
Ilustrasi penyebab sakit hati pada seseorang beserta gejala yang menyertainya (Sumber : Freepik.com/@jcomp)
Sehat20 Juni 2024, 14:00 WIB

5 Kebiasaan Cara Makan yang Meningkatkan Lonjakan Gula Darah

Menjaga kebiasaan makan yang sehat adalah kunci untuk mengelola kadar gula darah dan mencegah lonjakan yang dapat berbahaya bagi penderita diabetes.
Ilustrasi - Menjaga kebiasaan makan yang sehat adalah kunci untuk mengelola kadar gula darah dan mencegah lonjakan yang dapat berbahaya bagi penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com).
Life20 Juni 2024, 13:45 WIB

7 Tips Membantu Anak-anak Memahami dan Mengelola Emosi Supaya Lebih Sabar

Orang tua, guru, dan pengasuh lainnya memiliki peran penting dalam mengajarkan pengaturan diri pada anak
Ilustrasi orang tua membantu anak memahami dan mengelola emosi (Sumber : Pexels.com/@Monstera Production)