Dispar Sebut Pantai Minajaya Sukabumi Akan Ditata Layaknya Karanghawu

Selasa 18 April 2023, 16:43 WIB
Pantai Minajaya yang merupakan bagian dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu, terletak di Desa Buniwangi dan Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ragil)

Pantai Minajaya yang merupakan bagian dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu, terletak di Desa Buniwangi dan Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ragil)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata atau Dispar akan segara menata dan mempercantik Pantai Minajaya di Kecamatan Surade layaknya Pantai Karanghawu.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi, melalui Subkor Sarpras Rahman Syah Akbar.

Menurut Rahman, Dispar dalam rencana penataan Pantai Wijaya ini akan mengikuti Detail Engineering Design (DED) yang sudah dibuat, serta akan menyesuaikan dengan pagu anggaran berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata RI.

“Rencananya kita akan mendapatkan DAK untuk penataan itu. Syarat utama mendapatkan DAK itu kan salah satunya status tanah yang sudah milik Pemda atau hibah. Kemudian ada master plan yang sudah diinisiasi sama kementerian. Sejauh ini, itu sudah ada,” kata Rahman kepada awak media tak lama ini.

Baca Juga: Wajah Baru Pantai Minajaya Sukabumi Manjakan Pengunjung

Pantai Minajaya dipilih sebagai destinasi yang akan ditata, lanjut Rahman, merupakan permintaan Kementerian Pariwisata RI. Lembaga yang dipimpin Sandiaga Uno itu meminta komitmen kepada Kabupaten Sukabumi.

“Makanya dibuatkan master plan itu di Pantai Minajaya. Rencana penataan akan dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare,” bebernya.

Rahman menambahkan, berdasarkan master plan yang ada, penataan Pantai Minajaya akan mirip dengan Pantai Karanghawu di Kecamatan Cisolok.

“Hampir mirip dengan Karanghawu kalau melihat master plan-nya,” ungkapnya.

Sementara itu untuk anggaran, kata Rahman, penataan yang melibatkan Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pariwisata ini membutuhkan Rp 6 miliar. Tapi Rahman kembali menegaskan, bahwa nilai tersebut belum pasti.

“Untuk kebutuhan anggaran kalau berdasarkan DED itu lebih dari 10 miliar. Tapi yang terbaru saya dapat lagi informasi turun ke angka 6 miliar. Tapi itu belum fix,” ujarnya.

Rahman mengaku belum mengetahui kapan waktu pasti pembangunan dimulai. Namun ia memastikan, pembangunan akan dilaksanakan setelah syarat kelengkapan untuk DAK sudah terpenuhi.

“Jika memang kelengkapan DAK-nya sudah lengkap, pasti akan segera dibangun. Kita tunggu saja,” tandasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang
Life22 Mei 2024, 14:00 WIB

Kepribadian dan Hati yang Baik, 10 Hal Menarik Ini Bisa Bikin Jatuh Cinta!

Orang yang menarik cenderung bisa membuat pasangan merasa aman, baik secara fisik maupun emosional, sangat penting.
Ilustrasi. Kepribadian dan Hati yang Baik, Intip Apa Saja Hal Menarik yang Bisa Bikin Jatuh Cinta! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Bola22 Mei 2024, 13:45 WIB

Siap Hadapi Madura United di Final, Bojan Pastikan Seluruh Pemain Bugar

Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series.
Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series. | Foto: persib.co.id/Amandeep Rohimah
Kecantikan22 Mei 2024, 13:30 WIB

Serum, Pelembab hingga Toner, Ini 9 Manfaat Niacinamide untuk Kulit Wajah

Niacinamide membantu memperbaiki penghalang kulit, yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, polusi, dan faktor lingkungan lainnya.
Ilustrasi. Skincare Niacinamide untuk Kulit Wajah. (Sumber : Pexels/shvetsproduction)
Sukabumi22 Mei 2024, 13:02 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tegalbuleud

Kepala Desa Tegalbuleud, Ramdan Arif Firmansyah bantuan dari Dinas Sosial berupa sembako, alat mandi, kasur lipat, alat dapur, makanan siap saji, paket makanan anak, dan lain lain.
Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Sukabumi, salurkan bantuan untuk korban kebakaran di Tegalbuleud Sukabumi (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 13:00 WIB

Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat!

Mengelola gula darah memerlukan pendekatan yang holistik, meliputi perubahan gaya hidup, diet, aktivitas fisik, dan manajemen stres.
Ilustrasi. Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Sehat22 Mei 2024, 12:45 WIB

Punya Hipertensi? Hindari 7 Makanan Tinggi Garam Ini Agar Tekanan Darah Aman

Bagi seseorang yang memiliki riwayat atau mengalami hipertensi sebaiknya hindari untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi garam, karena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular
Hindarilah 7 makanan tinggi garam ini jika mempunyai tekanan darah tinggi atau hipertensi (Sumber : Freepik/@Racool_studio)