Slamet: UPLAND Harus Sentuh Kehidupan Petani, Bukan Sekadar Tampilan Proyek
Slamet menyoroti dua persoalan utama yang menghambat pertanian secara umum.
Slamet menyoroti dua persoalan utama yang menghambat pertanian secara umum.
Slamet mengungkapkan dirinya telah menemukan beberapa indikasi ketidaksesuaian.
Kebijakan pangan harus responsif terhadap dinamika harga di lapangan.
Keberadaan sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan sangat krusial.
Menurut Slamet, angka ini mencerminkan ketimpangan fokus kebijakan.
Sosialisasi ini dikemas secara interaktif dan inspiratif.
Terdapat indikasi distribusi beras SPHP di lapangan banyak yang tidak tepat sasaran.
Slamet menyoroti pentingnya penataan ulang perizinan dan tata kelola pulau kecil.
Target besar ini tidak akan terwujud tanpa dukungan infrastruktur dasar.
Raja Ampat telah ditetapkan sebagai KSN untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati.
Slamet menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya kepengurusan DPC dan DPRa.
Kedaulatan pangan merupakan konsep yang lebih mendasar dan menyeluruh.
Dampak dari ekspor kelapa bulat tidak hanya dirasakan oleh konsumen.
Kebijakan pangan tidak boleh berhenti pada pencapaian ketahanan pangan.
Banyak petani terpaksa menjual hasil panennya ke tengkulak dengan harga jauh di bawah ketetapan pemerintah.
Peran Badan Karantina Indonesia dalam sistem ekspor-impor nasional perlu didukung.
Slamet memberikan motivasi kepada siswa agar meluruskan niat saat berada di DPR.
Kehadiran PDHI harus semakin dirasakan masyarakat.
Drh Slamet menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini.
Slamet mengingatkan faktor cuaca cukup berpengaruh.