Kementan Siapkan Skema Program Susu Gratis, Drh Slamet: Libatkan Petani dan Peternak
Program ini digagas Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Program ini digagas Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Slamet menyebut kondisi negara-negara pengimpor lebih parah ketimbang Indonesia.
Kunjungan ini adalah dalam rangka supervisi persiapan pelaksanaan program Kalaju.
Pemerintah mesti menyelesaikan masalah non-teknis mengapa peristiwa ini terjadi.
Drh Slamet mengungkapkan ketersediaan bahan-bahan pokok masih mencukupi.
Legislator asal Sukabumi ini menyebut impor beras yang dilakukan pemerintah gagal menjadi solusi.
UU Kelautan belum memberikan kepastian hukum terhadap operasi keamanan dan penegakan hukum di laut Indonesia.
Menurut Slamet, impor beras dalam jumlah sebesar itu menimbulkan kekhawatiran serius terkait dampaknya pada petani lokal.
Slamet meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman tidak ikut-ikutan menutupi fakta gagalnya Food Estate di lapangan.
Slamet mengatakan peran pemerintah dalam mengendalikan harga pangan hanya sebatas sebagai pemadam kebakaran.
Slamet yang merupakan legislator asal Sukabumi bermitra dengan KLHK.
Slamet mengatakan membiasakan hidup bersih dan menjaga kesehatan, baik dalam skala pribadi, keluarga, maupun lingkungan, adalah bagian dari tuntunan syariat sebagai umat Islam.
Slamet menilai masalah kelangkaan pupuk bersubsidi, penyebab utamanya bukan pada proses distribusi, melainkan anggaran yang disediakan pemerintah kurang.
Slamet yang merupakan legislator asal Sukabumi prihatin dengan kondisi itu.
Slamet meminta pemerintah evaluasi program ketahanan pangan seperti Food Estate.
Kegiatan hutan wakaf ini disambut baik oleh Slamet, bahkan dia diminta memberikan pendampingan.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan di Sukabumi.
Drh Slamet konsisten membela dan memperjuangkan nasib petani.
Kelompok Tani Sejahtera adalah salah satu penerima manfaat bantuan pengembangan ternak ruminansia.
Masyarakat mengeluh saat ini luasan hutan mangrove sudah berkurang karena berbagai faktor.