SUKABUMIUPDATE.com - Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Anggota MPR RI dari daerah pemilihan Sukabumi, drh Slamet, di Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, pada 12 September 2026, menyasar anak-anak dan remaja. Mereka diajak mengenal Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Di hadapan generasi muda, Slamet menekankan bahwa Empat Pilar bukan sekadar materi yang dihafalkan di sekolah. Nilai-nilai tersebut perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak dan remaja memahami pentingnya persatuan, menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS itu mengatakan generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia. Karena itu, pemahaman tentang kebangsaan harus tumbuh bersamaan dengan pembentukan karakter.
Menurut dia, anak-anak dan remaja perlu memahami bahwa menjaga Indonesia dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati orang lain, bergotong royong, menjaga lingkungan, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
"Empat Pilar ini bukan hanya untuk diingat, tetapi bagaimana nilai-nilainya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata dia.
Baca Juga: Slamet Bongkar Masalah Tata Niaga Beras: Gabah Mahal, HET Stagnan, Beras Fortifikasi Dijual Tinggi
Slamet juga mengajak para peserta memahami bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Mereka tidak hanya akan menjadi penerus kepemimpinan, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga ketahanan pangan, lingkungan, persatuan, dan kesejahteraan masyarakat. Sebab itu, kepedulian terhadap petani dan sektor pangan pun perlu dikenalkan sejak dini sebagai bagian dari kepedulian terhadap masa depan Indonesia.
Sosialisasi di Gede Pangrango menjadi ruang bagi Slamet untuk menanamkan pesan kebangsaan dengan cara yang dekat dengan kehidupan anak-anak dan remaja. Menurutnya, merawat Indonesia tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Menjaga persatuan, menghargai perbedaan, belajar dengan sungguh-sungguh, dan peduli terhadap sesama, merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan generasi muda sejak sekarang. (ADV)















