Selasa 08 Sep 2026, 15:34 WIB

Sejarah Gunung Krakatau dari Masa ke Masa

Dari kaldera purba, letusan dahsyat 1883, hingga gemuruh terbarunya di Selat Sunda! Menelusuri kembali jejak panjang sejarah Gunung Krakatau dari masa ke masa.
Kawasan vulkanik di Selat Sunda ini menyimpan riwayat geologis yang luar biasa:

Krakatau Purba: Pembentukan kaldera prasejarah yang menyisakan Pulau Rakata, Sertung, dan Panjang, sebelum akhirnya kerucut Rakata, Danan, dan Perboewatan menyatu.

Catatan Kuno: Telah terekam dalam catatan era Dinasti Sailendra hingga penuturan musafir Eropa era 1680-an.

Dentuman Dahsyat 1883: Puncaknya pada 27 Agustus 1883, empat ledakan dahsyat mengguncang dunia. Gelombang kejutnya mengitari bumi beberapa kali, suaranya terdengar hingga Australia dan Mauritius, memicu tsunami dahsyat, menelan lebih dari 36 ribu korban jiwa, serta menurunkan suhu global.

Lahirnya Anak Krakatau (1930): Muncul ke permukaan laut sejak akhir 1927 hingga kokoh bertahan menjadi pulau gunung api aktif.

Dinamika Modern (2018–2026): Runtuhnya lereng pemicu tsunami 2018, fase erupsi berkala hingga 2023, dan aktivitas erupsi menerus pada awal September 2026 yang sebaran abunya teramati hingga wilayah Sukabumi yang berjarak sekitar 170 km.

Krakatau seolah tak pernah lelah mengingatkan kita: dinamika alam dan sejarah gunung api tidak pernah benar-benar selesai.

Video Update