Sehat di Usia 50-an: Kebiasaan yang Sebaiknya Mulai Dibangun Sekarang

Sukabumiupdate.com
Senin 24 Agu 2026, 11:00 WIB
Sehat di Usia 50-an: Kebiasaan yang Sebaiknya Mulai Dibangun Sekarang

Ilustrasi Kebiasaan sehat yang bagus dibangun dari sekarang untuk tubuh sehat diusia senja (Sumber : Freepik/@magnific)

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki usia 50-an bukan berarti tubuh harus mulai menyerah pada perubahan. Justru, usia ini bisa menjadi momentum penting untuk lebih serius menjaga kesehatan. Kebiasaan yang dibangun sejak sekarang dapat membantu mempertahankan kekuatan tubuh, fungsi otak, kesehatan jantung, serta kemandirian di usia lanjut.

Kebiasaan sehat juga tidak harus menunggu usia lanjut karena semakin dini dimulai, semakin besar manfaatnya. 

Lantas, kebiasaan apa saja yang sebaiknya mulai dibangun saat memasuki usia 50-an?

1. Jangan Tinggalkan Aktivitas Fisik

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah semakin jarang bergerak seiring bertambahnya usia. Padahal, aktivitas fisik membantu mempertahankan kekuatan otot, kebugaran jantung, fungsi tubuh, kesehatan mental, dan kualitas tidur.

Orang dewasa melakukan setidaknya 150–300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75–150 menit aktivitas intensitas berat. Latihan penguatan otot juga dianjurkan setidaknya dua hari dalam seminggu. 

Tidak harus langsung melakukan olahraga berat. Jalan cepat, bersepeda, berenang, senam, atau latihan kekuatan sederhana dapat menjadi pilihan.

Baca Juga: Benarkah Makan Malam Bikin Gemuk? Ini yang Perlu Diketahui

2. Mulai Serius Menjaga Massa Otot

Usia 50-an merupakan waktu yang baik untuk mulai lebih memperhatikan otot. Seiring bertambahnya usia, massa dan kekuatan otot cenderung menurun sehingga aktivitas sehari-hari bisa menjadi lebih sulit jika tidak diimbangi dengan latihan.

Latihan kekuatan secara rutin dapat membantu mempertahankan kemampuan fisik.

3. Perbaiki Pola Makan

Tidak perlu melakukan diet ekstrem. Fokuslah pada makanan yang beragam dan minim proses.

Perbanyak sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, serta sumber protein seperti ikan, telur, tahu dan tempe. Sebaliknya, batasi konsumsi makanan yang tinggi gula bebas, garam, serta lemak tidak sehat.

4. Jangan Abaikan Tidur

Tidur bukan sekadar waktu untuk beristirahat. Kualitas tidur berhubungan dengan fungsi tubuh, suasana hati, kemampuan berpikir, dan kesehatan secara keseluruhan.

Jika mulai sering mengalami kesulitan tidur, mudah terbangun, atau tetap merasa lelah meski sudah tidur cukup, jangan langsung menganggapnya sebagai bagian normal dari penuaan. Keluhan yang menetap sebaiknya dibicarakan dengan tenaga kesehatan.

5. Kurangi Waktu Duduk

Berolahraga satu jam sehari tidak selalu cukup jika sebagian besar waktu lainnya dihabiskan dengan duduk.

WHO merekomendasikan agar orang dewasa mengurangi perilaku sedentari. Mengganti waktu duduk dengan aktivitas fisik, bahkan aktivitas berintensitas ringan, tetap memberikan manfaat bagi kesehatan. 

Kebiasaan sederhana seperti berjalan sebentar setelah duduk lama, memilih tangga, melakukan pekerjaan rumah, atau berkebun dapat membantu tubuh tetap aktif.

6. Jaga Berat Badan Tanpa Diet Berlebihan

Memasuki usia 50-an bukan berarti harus mengejar tubuh sangat kurus. Yang lebih penting adalah menjaga komposisi tubuh, kekuatan, kebugaran, dan pola makan yang konsisten.

Daripada melakukan diet ketat dalam waktu singkat, lebih baik membangun kebiasaan yang bisa dipertahankan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Makan Sehat Tak Harus Mahal: 10 Makanan Lokal yang Kaya Protein dan Serat

7. Tetap Aktif Secara Mental dan Sosial

Kesehatan pada usia 50-an bukan hanya soal tekanan darah atau berat badan.

Tetap belajar hal baru, membaca, melakukan aktivitas yang menantang pikiran, bertemu keluarga dan teman, serta aktif dalam lingkungan sosial dapat membantu menjaga kesejahteraan mental dan sosial.

8. Perhatikan Kesehatan Tulang dan Keseimbangan

Kekuatan otot bukan satu-satunya hal yang perlu dijaga. Kesehatan tulang dan kemampuan menjaga keseimbangan juga semakin penting seiring bertambahnya usia.

Latihan kekuatan, aktivitas fisik yang sesuai kemampuan, serta pola makan bergizi dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan fungsi tubuh. WHO menyebut aktivitas fisik pada usia lanjut dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan kemampuan fungsional serta mencegah jatuh. 

Tidak perlu mengubah semuanya dalam satu hari. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten jauh lebih realistis daripada pola hidup ekstrem yang hanya bertahan beberapa minggu.

Kebiasaan yang dibangun hari ini bukan hanya untuk membuat tubuh lebih sehat sekarang, tetapi juga menjadi investasi agar tetap aktif dan mandiri di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga: Tangani Karhutla Kalimantan, Prabowo Kerahkan 17 Pesawat dan 1.500 Prajurit

Sumber: WHO,CDC

Berita Terkait
Berita Terkini