Warga Purabaya Sukabumi Temukan ODGJ Terlantar, Dimandikan dan Diberi Pakaian Layak

Sukabumiupdate.com
Minggu 16 Agu 2026, 13:19 WIB
Warga Purabaya Sukabumi Temukan ODGJ Terlantar, Dimandikan dan Diberi Pakaian Layak

Warga purabaya saat mencukur ODGJ. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan warga Kampung Cimerang Hilir, RT 01/RW 02, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

Pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Misbah Efendi (40) bersama sejumlah warga menemukan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dalam kondisi tertidur di sekitar kampung.

Pria tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang hendak pergi ke kebun untuk mencari rumput. Warga kemudian mendekati dan mencoba menanyakan asal-usulnya. Namun, pria tersebut mengalami kesulitan berkomunikasi sehingga identitas dan asal-usulnya belum diketahui.

Melihat kondisi tersebut, Misbah bersama warga kemudian memberikan pertolongan. Pria tersebut dimandikan, dicukur, diberikan pakaian yang layak, serta makanan dan minuman.

“Dimandikan, dicukur, dikasih makanan roti dan kopi. Dikasih makan nasi tidak mau,” ujar Misbah Efendi kepada Sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Nelayan Ngaku Ditolak Beli BBM di SPBU Dermaga Palabuhanratu, Deretan Jeriken Bikin Geger

Menurut Misbah, kepedulian warga Cimerang terhadap orang dengan gangguan jiwa yang terlantar bukan kali pertama dilakukan. Setiap kali menemukan ODGJ di jalan atau lingkungan sekitar yang tidak dikenal, warga berupaya membantu dengan membersihkan tubuh, memberikan pakaian layak, dan makanan.

“Memang respons warga sejak dulu ketika melihat ODGJ di jalan, kalau memang tidak dikenali selalu dibersihkan, dimandikan. Kami berikan juga pakaian layak dan diberi makanan. Bukan pertama kali, sebelumnya juga sempat ada kami lakukan perlakuan yang sama,” katanya.

Misbah mengatakan, tindakan tersebut dilakukan atas dasar kemanusiaan. Menurutnya, kondisi seseorang tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk memperlakukan mereka secara berbeda.

“Kami warga Cimerang berpikir untuk memperlakukan manusia sebagaimana manusia pada umumnya, terlepas dari kondisi apa pun yang dialaminya,” ungkapnya.

Ia mengaku prihatin melihat pria tersebut terlantar dan tidak diketahui asal-usul maupun keluarganya. Karena itu, Misbah berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat mengambil langkah agar orang-orang dengan kondisi serupa mendapatkan penanganan dan perlindungan yang layak.

Baca Juga: Viral! Sebelum Gempa Mengguncang, Perempuan Ini Klaim Dapat Pesan Bencana di Palabuhanratu

“Kami prihatin, terlebih tidak mengetahui dari mana asal pria tersebut. Kami berharap Dinas Sosial bisa mengambil tindakan berkaitan hal semacam ini agar manusia tidak lagi terlantar di jalanan,” tuturnya.

Misbah menilai, persoalan orang terlantar, termasuk ODGJ yang ditemukan di jalan, membutuhkan perhatian bersama. Ia juga mengajak masyarakat di Kabupaten Sukabumi untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap mereka.

“Kami juga mengajak kepada masyarakat Sukabumi khususnya agar selalu memperlakukan manusia dengan baik, tanpa diskriminasi, tanpa harus takut dan tanpa harus jijik,” ucapnya.

Ia berharap kepedulian seperti yang dilakukan warga Cimerang dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga orang-orang yang membutuhkan pertolongan tidak dibiarkan menghadapi kondisinya seorang diri.

“Semoga ke depan seluruh masyarakat ikut tergerak hatinya untuk selalu berbuat baik,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini