Pernahkah anda membayangkan, sebuah kecamatan kecil di Sukabumi pernah menjadi pemasok teh premium yang dinikmati para bangsawan Eropa?
Lebih dari satu abad lalu, Teh Parakansalak dikenal sebagai salah satu teh terbaik dari Hindia Belanda. Namanya menghiasi iklan di berbagai surat kabar Eropa, sementara ribuan warga menggantungkan hidup dari perkebunan yang menjadi simbol kemajuan pada masanya.
Kini, kejayaan itu tinggal kenangan. Hamparan kebun teh perlahan berganti menjadi perkebunan sawit, pabrik terbengkalai, dan bangunan-bangunan bersejarah mulai menghilang.
Lewat kisah para sejarawan dan mantan pekerja, kita diajak menelusuri jejak sebuah warisan yang pernah mengharumkan nama Sukabumi hingga ke panggung dunia.
Sudahkah kita cukup menjaga sejarah yang pernah membuat Indonesia dikenal dunia?