Bakar 2 Motor dan Rumah Nyaris Hangus, ODGJ di Cibadak Sukabumi Ngamuk Diduga Kambuh

Sukabumiupdate.com
Kamis 13 Agu 2026, 20:51 WIB
Bakar 2 Motor dan Rumah Nyaris Hangus, ODGJ di Cibadak Sukabumi Ngamuk Diduga Kambuh

Petugas gabungan bersama warga mengamankan seorang pria berinisial H yang mengamuk di Kampung Babakan Sari, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026). (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi seorang pria berinisial H (28) membuat warga Kampung Babakan Sari, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi resah selama dua hari terakhir. Pria yang diduga mengidap gangguan jiwa (ODGJ) tersebut mengamuk, membakar dua unit sepeda motor, hingga nyaris membakar rumahnya sendiri.

Staf Kecamatan Cibadak, Fredy, mengonfirmasi bahwa kondisi H mulai tidak terkendali sejak dua hari yakni pada Selasa (11/8/2026), sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan pada Kamis (13/8/2026), sekitar pukul 15.30 WIB.

"Sudah dua hari ini mengamuk, membakar dua sepeda motor," kata Fredy, kepada Sukabumiupdate.com.

Dua sepeda motor yang dibakar merupakan milik H pribadi. Selama ini, kendaraan tersebut ia gunakan untuk menunjang pekerjaannya sebagai buruh tebang dan penggesek kayu (ngadolkeun) di kebun. H sendiri diketahui memiliki seorang istri dan dua orang anak.

Baca Juga: Buntut Kericuhan Turnamen Sepak Bola Pabuaran, Dua Desa Didiskualifikasi

"Dia punya anak istri, anaknya dua. Motornya buat kerja bawa dolkeun, tukang ngadolkeun," ujar Fredy.

Selain merusak kendaraannya, H juga sempat berniat membakar rumah tinggalnya, bahkan tirai dan kasur pun sempat mau dibakarnya. Beruntung, warga bergerak cepat menggagalkan aksi tersebut sebelum api melalap bangunan.

"Rumahnya pun sempat akan dibakar, berhasil dicegah, rumah di acak acak, tirai dibakar dan kasur juga mau di bakar," ujarnya.

Berdasarkan informasi, H membakar kedua sepeda motornya dan sempat berupaya membakar rumahnya sendiri pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kejadian, H berada di rumah bersama istri dan kedua anaknya. Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kedua anak H kemudian diungsikan ke rumah kakeknya yang berada tidak jauh dari lokasi.

Baca Juga: Kasus Tantangan Hafalan Surah Berhadiah Miras, Polda Metro Tetapkan 4 Tersangka

Setelah kondisinya sempat mereda sejak kejadian tadi malam, keresahan warga kembali meningkat pada Kamis (13/8/2026) siang. H nekat memanjat atap rumah salah seorang warga. Dari atas rumah, ia berteriak-teriak hingga merusak bagian atap dan menyebabkan sejumlah genting rumah tersebut rusak.

Proses evakuasi pun berlangsung cukup dramatis. Petugas gabungan sempat membujuk H hingga ia mau turun dari atap dan akhirnya berhasil.

Namun, sesampainya di bawah, H justru kabur dan bersembunyi di sebuah rumah kosong sebelum dilakukan pengejaran oleh warga dan petugas hingga H diamankan.

Aksi penanganan ini melibatkan tim gabungan dari Satpol PP, P2BK Cibadak, Damkar, Puskesmas Sekarwangi, unsur Pemerintah Desa, serta dibantu warga sekitar.

Fredy menambahkan, H sebenarnya memiliki riwayat medis dan pernah menjalani pengobatan di RSUD Syamsudin SH (RS Bunut) pada tahun 2024 lalu. Namun kondisi saat ini kembali kambuh.

Baca Juga: Presiden Prabowo Wacanakan Tukar Tambah Motor Bensin ke Motor Listrik

"Tahun 2024 ODGJ tersebut melakukan pengobatan di RS Bunut, sekarang kambuh lagi," kata Fredy.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga kondusivitas lingkungan, pihak Pemerintah Desa Sekarwangi langsung membawa H kembali ke RS Bunut agar mendapatkan penanganan medis secara intensif.

 

Berita Terkait
Berita Terkini