SUKABUMIUPDATE.com – Seorang petugas keamanan atau satpam di salah satu Satuan pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Gununggurh berinisial RA diduga menjadi korban pengeroyokan berandal motor di depan sebuah toko di Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/8/2026) dini hari.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.20 WIB. Korban diduga dikeroyok oleh sejumlah orang yang hingga kini masih dalam penyelidikan.
"Dugaan pengeroyokan dan atau penganiayaan tersebut terjadi di Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, tepatnya di depan toko arab," ujar Ade kepada sukabumiupdate.com pada Senin (10/8/2026).
Menurut Ade, para terduga pelaku diduga melakukan pemukulan terhadap korban secara bersama-sama menggunakan benda berupa bambu dan kayu.
Baca Juga: Liverpool Kalah dari AS Monaco, Andoni Iraola Soroti Stamina Pemain Jelang Musim Baru
Akibat kejadian tersebut, RA mengalami sejumlah luka. Di antaranya luka sobek pada bagian pelipis mata sebelah kiri serta luka pada bagian belakang kepala.
"Korban mengalami rasa sakit dan luka sobek pada bagian pelipis mata sebelah kiri serta luka di bagian kepala belakang," katanya.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan terkait kejadian tersebut.
Ade menyebut, pihak kepolisian telah menerima laporan, melakukan pengecekan lokasi serta mengumpulkan bahan keterangan. Penanganan perkara juga dikoordinasikan dengan Unit Jatanras Satreskrim Polres Sukabumi Kota.
"Langkah yang telah dilakukan yakni menerima laporan, melakukan pengecekan, mengumpulkan bahan keterangan dan berkoordinasi dengan Unit Jatanras Satreskrim Polres Sukabumi Kota," pungkasnya.
Hingga saat ini, identitas para terduga pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian.
Baca Juga: Karhutla di Jampangtengah Sukabumi Meluas, 65 Personel Berjibaku Padamkan Api
Diberitakan sebelumnya, seorang satpam SPPG, Rafik Andrean (27), menjadi korban pengeroyokan sekelompok brandal motor yang membawa bendera Persib di sekitar Jalan Rambay menuju Jalur Lingkar Selatan, Kecamatan Cisaat pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Menariknya, peristiwa tersebut terjadi usai laga Final Piala Presiden tahun 2026 yang mempertemukan antara Persib Bandung vs Persebaya Surabaya pada Kamis (6/8/2026) yang digelar sekira pukul 19.30 WIB.
Aksi penyerangan tersebut terekam jelas melalui kamera cctv, berdasarkan video rekaman yang dilihat sukabumiupdate.com, korban bersama seorang temannya nampak sedang memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan, secara tiba-tiba datang sekelompok berandal motor mengacungkan senjata tajam berbagai jenis dan langsung mengejar korban.
Akibat kejadian tersebut, Rafik mengalami sejumlah luka, termasuk luka akibat senjata tajam di sekitar alis dekat mata dan bagian belakang kepala. Korban hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Rotasi Jabatan Pemkab Sukabumi 2026, Ini Tiga Pejabat Baru di Lingkungan Bapperida
Istri korban, Meisya Dea Najwa, mengatakan pengeroyokan terjadi ketika suaminya yang merupakan seorang satpam di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Gunungguruh sedang menjalankan tugas membeli garam ke Pasar Cisaat bersama seorang asisten lapangan.
"Suami saya itu lagi kerja, kan suami saya itu satpam di SPPG dekat situ, disuruh beli garam jam satu malam ke Pasar Cisaat. Berangkat berdua sama asisten lapangan," kata Meisya kepada sukabumiupdate.com saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Minggu (9/8/2026).
Menurut Meisya, setelah membeli garam, Rafik dan rekannya dalam perjalanan pulang. Di tengah perjalanan, mereka berhenti setelah melihat sesuatu terjatuh di jalan.
Rafik kemudian turun dari sepeda motor untuk mencari barang yang disebut sebagai kunci rumah. Saat itu, sekelompok berandal motor datang dari arah Rambay.
"Dari jauh juga udah ngacungin senjata, suami saya langsung kabur terus jatuh dari motor. Yang satu temannya lari selamat, cuma luka jatuh doang," ujarnya.















