SUKABUMIUPDATE.com – Kemunculan kembali seekor buaya muara di kawasan Situ Habibi, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026), menggegerkan warga dan wisatawan. Pasalnya, predator buas tersebut menerkam secara ganas seekor anak sapi di tepian danau hingga menyeretnya ke dalam air.
Peristiwa tersebut terjadi di hadapan sejumlah pengunjung dan terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Dalam rekaman terlihat warga berteriak sambil berupaya mengusir buaya yang mencengkeram tubuh anak sapi tersebut. Suasana di lokasi pun mendadak panik karena kawasan Situ Habibi saat itu tengah ramai dikunjungi masyarakat.
Kepala Dusun Cimanala, Saefuloh, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan anak sapi yang diserang merupakan milik Marna, warga Desa Cipeundeuy.
"Alhamdulillah sapi berhasil diselamatkan. Hanya mengalami luka robek akibat bekas gigitan buaya," ujar Saefuloh saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Buaya Situ Habibi Sukabumi Naik ke Jalan, Warga Diminta Waspada
Menurut Saefuloh, keberadaan buaya di Situ Habibi sebenarnya sudah lama diketahui warga. Dalam beberapa tahun terakhir, satwa tersebut tercatat beberapa kali memangsa hewan ternak milik masyarakat.
"Selama ini buaya di Situ Habibi sudah memangsa satu ekor sapi dan sembilan ekor domba. Bahkan beberapa tahun lalu sempat menyerang warga yang sedang menjala ikan. Alhamdulillah tidak sampai meninggal dunia, hanya mengalami luka gigitan di bagian kaki," jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar situ, baik ketika memancing, mencari ikan, maupun menggembalakan ternak di kawasan tersebut.
Baca Juga: Karcis Rp20 Ribu di Konser Reggae Syukuran Nelayan Minajaya Tuai Sorotan, Panitia Beri Penjelasan
Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As'adi, mengatakan pemerintah desa akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi penanganan yang tepat demi keselamatan masyarakat.
"Dalam waktu dekat kami akan berkirim surat kepada pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Kami juga mengimbau kepada warga maupun pengunjung agar selalu waspada ketika berada di sekitar Situ Habibi," kata Bakang.
Ia menambahkan, pemerintah desa selama ini telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui para ketua RT dan kepala dusun mengenai keberadaan buaya di Situ Habibi. Langkah tersebut dilakukan agar warga memahami potensi bahaya dan menghindari aktivitas yang berisiko menimbulkan interaksi langsung dengan satwa liar tersebut.















