Ketahuan Buang Cangkang Kelapa di Waluran Sukabumi, Sopir Truk Datang Lagi Angkut Sampah

Sukabumiupdate.com
Kamis 10 Sep 2026, 19:59 WIB
Ketahuan Buang Cangkang Kelapa di Waluran Sukabumi, Sopir Truk Datang Lagi Angkut Sampah

Tumpukan sampah cangkang kelapa di lahan Perhutani pinggir jalan provinsi ruas Waluran-Tamanjaya, Kampung Cibojong, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/9/2026). (Sumber : Screenshot Video Warga)

SUKABUMIUPDATE.com – Setelah ramai di media sosial, truk engkel yang sebelumnya membuat warga geram karena membuang sampah sembarangan di lahan Perhutani, di pinggir jalan provinsi ruas Waluran-Tamanjaya, tepatnya di Kampung Cibojong, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, akhirnya kembali ke lokasi.

Namun di hari yang sama sekitar pukul 17.30 WIB, truk tersebut datang kembali untuk mengangkut sampah yang sebelumnya mereka buang pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Sampah yang dibuang tersebut berupa bekas cangkang kelapa muda atau dawegan dalam jumlah cukup banyak.

Sekretaris Desa Mekarmukti, Anas Aminudin, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari kepala dusun bahwa pemilik atau pihak yang membuang sampah tersebut memiliki itikad baik dengan kembali ke lokasi untuk membersihkannya.

Baca Juga: Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Larang Bobotoh Datang ke SUGBK

"Dari laporan Kadus, mereka ada itikad baik untuk mengambil sampah yang sempat dibuang pada siang tadi sekitar pukul 11.30 WIB," ujar Anas kepada Sukabumiupdate.com.

Anas mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, persoalan pembuangan sampah sembarangan di lokasi tersebut perlu mendapat perhatian agar tidak kembali terjadi.

Ia mengatakan, ke depan pihak desa berencana melakukan upaya pencegahan dengan memasang pagar di sekitar lokasi.

"Rencana ke depannya akan dipagar, jangan sampai menjadi lokasi pembuangan sampah liar," katanya.

Baca Juga: 9 PMI Asal Kota Sukabumi Siap Bekerja di Luar Negeri, Ayep Zaki: Upaya Kurangi Pengangguran

Ia berharap dengan adanya langkah tersebut, kawasan di pinggir jalan provinsi ruas Waluran-Tamanjaya dapat tetap terjaga kebersihannya dan tidak dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah sembarangan.

 

Berita Terkait
Berita Terkini