Si Euis Buaya Penghuni Sungai Cikaso Sukabumi, Warga: Saat Musim Kemarau Kerap Muncul

Sukabumiupdate.com
Senin 18 Mei 2026, 16:19 WIB
Si Euis Buaya Penghuni Sungai Cikaso Sukabumi, Warga: Saat Musim Kemarau Kerap Muncul

Penampakan buaya “Si Euis” saat berjemur di sekitar Batu Hiji aliran Sungai Cikaso, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa warga.).

SUKABUMIUPDATE.com - Penghuni Sungai Cikaso yang dikenal warga dengan sebutan “Si Euis” kembali menampakkan wujudnya setelah beberapa bulan tidak terlihat. Buaya yang sudah lama menghuni aliran Sungai Cikaso itu terlihat oleh warga saat sedang berjemur di sekitar spot Batu Hiji, pada Minggu 17 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kemunculan buaya tersebut diabadikan oleh kamera warga Kampung Ciloma, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, bernama Susilawati. Saat itu ia sedang menyeberang menggunakan perahu dari Dermaga Cikaso Kampung Ciniti menuju Kampung Ciloma.

Menurut Susilawati, kemunculan “Si Euis” bukan hal baru bagi warga yang kerap melintasi Sungai Cikaso menggunakan perahu. Buaya tersebut disebut sering terlihat terutama saat memasuki musim kemarau.

Baca Juga: Ditemukan di Kedalaman 3 Meter: Buntut Balita Tenggelam, Leuwi Kopo Akan Ditutup Sementara

“Kalau musim kemarau suka sering muncul dan berjemur di sekitar Batu Hiji. Tapi tempatnya suka pindah-pindah,” ujar Susilawati kepada Sukabumiupdate.com, Senin (18/5/2026).

Ia mengatakan, saat musim hujan buaya tersebut jarang terlihat. Namun ketika debit air mulai surut dan cuaca panas, “Si Euis” kerap muncul ke permukaan untuk berjemur atau dalam istilah warga setempat disebut “moyan”.

“Aya tiap hari juga suka berjemur atau moyan, sering melihat penampakan kalau lewat juga. Kalau musim hujan jarang muncul, baru musim kemarau atau halodo suka berjemur,” katanya.

Baca Juga: Sempat Dikira Mayat, Perempuan Warga Kabandungan Pulang Paksa dari RSUD Sekarwangi

Keberadaan buaya di Sungai Cikaso sendiri sudah diketahui warga sejak lama. Meski demikian, warga yang biasa menggunakan perahu untuk aktivitas sehari-hari tetap diminta waspada saat melintasi aliran sungai tersebut, terutama di lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat kemunculan “Si Euis”.

 

Berita Terkait
Berita Terkini