SUKABUMIUPDATE.com - Seekor buaya sepanjang sekitar 1,5 meter berhasil ditangkap warga di aliran Sungai Cibatu, Kampung Kebon Bolo RT 03 RW 10, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (25/5/2026).
Ketua RW 10, Andri Saepulrohman, mengatakan buaya tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 12.00 WIB saat naik ke darat di sekitar aliran sungai.
“Pertama ketemu itu tadi sekitar jam 12.00 WIB. Dia itu udah naik ke darat, mungkin dia mau cari makan karena barusan udah dilihat di perutnya itu kosong,” kata Andri.
Menurutnya, setelah diketahui warga, buaya tersebut kemudian bergerak kembali ke aliran Sungai Cibatu. Warga yang khawatir akhirnya beramai-ramai melakukan penangkapan sekitar pukul 14.00 WIB.
“Sekitar jam 02.00-an warga rame-rame untuk melakukan penangkapan. Alhamdulillah sekitar jam 05.00 itu buaya ketangkep,” ujarnya.
Andri menjelaskan proses penangkapan berlangsung sekitar tiga jam dan dilakukan secara manual menggunakan tambang oleh warga setempat. “Iya manual, paling pakai tambang aja,” ucapnya.
Baca Juga: Berjam-jam Evakuasi Pohon Raksasa yang Tutup Jalan Surade–Tegalbuleud
Keberadaan buaya tersebut sempat membuat warga panik karena lokasi sungai kerap digunakan anak-anak untuk berenang.
“Panik juga soalnya kan itu daerah buat anak-anak berenang. Kebanyakan anak-anak berenang di situ,” katanya.
Ia menyebut, kemunculan buaya di sungai tersebut baru pertama kali terjadi sehingga membuat warga terkejut.
Untuk ukurannya, Andri memperkirakan buaya tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan berat sekitar 15 hingga 20 kilogram.
Setelah berhasil ditangkap, petugas dari kepolisian dan Damkar Kecamatan datang ke lokasi untuk mengevakuasi buaya tersebut.
“Barusan itu dari pihak Polsek sama Damkar Kecamatan datang ke sini dan udah dibawa sih buayanya itu ke Damkar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andri mengaku mendengar informasi bahwa buaya tersebut kemungkinan berasal dari kawasan wisata Renzo Edupark di Kampung Tanjungsari, Desa Sekarwangi. Namun, informasi itu belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Terkait asal-usul buaya, saya itu dengar-dengar yang punya Renzo, mungkin lepas apa gimana,” kata Andri.





