SUKABUMIUPDATE.com - Aksi kekerasan yang diduga dipicu rebutan penumpang menggegerkan warga di Jalan Citamiang-Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Seorang pengemudi ojek pangkalan berinisial RA alias P (59) mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh setelah diduga diserang rekan sesama pengemudi ojek, Senin (13/7/2026) sore.
Korban yang merupakan warga Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, itu kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Betha Medika akibat luka yang dideritanya.
Seorang saksi mengaku mengetahui peristiwa tersebut saat melintas di lokasi kejadian sepulang dari Kota Sukabumi. Saat itu, suasana di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sudah dipenuhi warga dan aparat kepolisian.
Baca Juga: 142 KDKMP di Kabupaten Sukabumi Rampung 100 Persen, Ratusan Lainnya Terkendala Lahan
"Pas saya lagi lewat pulang dari Kota Sukabumi, ada kejadian pembacokan antara sesama ojek, berebut penumpang," katanya, Rabu (15/7/2026).
Berdasarkan informasi yang didengarnya di lokasi, insiden berdarah itu diduga dipicu perebutan seorang penumpang. Penumpang yang disebut-sebut menjadi jatah korban diduga diambil oleh terduga pelaku hingga berujung pertikaian.
"Satu orang penumpang. Cuman yang harusnya bagiannya korban diduga diambil sama pelaku. Terus korban dibacok," ujarnya.
Baca Juga: Preview Inggris vs Argentina Semifinal Piala Dunia 2026, The Three Lions Tantang Juara Bertahan
Peristiwa itu terjadi tidak jauh dari pangkalan ojek. Namun, warga maupun sesama pengemudi disebut tidak berani memberikan pertolongan karena terduga pelaku membawa senjata tajam jenis celurit.
"Sesama ojek nggak berani bantu, takut kan (terduga pelaku) bawa senjata tajam," ungkapnya.
Usai melakukan aksinya, terduga pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah. Korban mengalami luka bacok di bagian kepala, wajah, hingga kaki.
"Bagian muka, kepala, sama kaki yang dibacoknya," tutur saksi.
Baca Juga: KDM Apresiasi DPRD Jabar Usai Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Betha Medika untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, kondisinya masih dalam perawatan.
"Dibawa ke Beta Medika. Sampai sekarang belum pulang, masih di rumah sakit si korbannya," katanya.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan resmi dari korban baru diterima pihak kepolisian pada Selasa (14/7/2026).
"Laporan dari korban baru terbit kemarin sore," ujar Hartono.
Baca Juga: DKUKM Urai Kendala Lahan KDMP di Desa Kademangan Surade Sukabumi
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga motif pembacokan dipicu perselisihan terkait perebutan penumpang. Terduga pelaku diketahui masih memiliki hubungan pertemanan sekaligus bertetangga dengan korban.
"Modusnya rebutan penumpang. Terduga pelaku masih kawan atau tetangganya korban," ungkapnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Sukabumi Kota masih memburu terduga pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi peristiwa tersebut.
"Proses sedang berjalan penyelidikan," pungkas Hartono.











