Konvoi Berdarah di Sukabumi, Pemuda Dibacok OTK saat Euforia Kemenangan Persib atas Persija

Sukabumiupdate.com
Senin 11 Mei 2026, 15:57 WIB
Konvoi Berdarah di Sukabumi, Pemuda Dibacok OTK saat Euforia Kemenangan Persib atas Persija

Ilustrasi konvoi kemenangan Persib atas Persija di Sukabumi. (Sumber: Dok SU)

SUKABUMIUPDATE.com - Euforia kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta berubah mencekam di kawasan Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, tepatnya di wilayah Cibolang, Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam (10/5/2026). Di tengah ramainya konvoi perayaan kemenangan Persib dengan skor 2-1, seorang pemuda yang tidak disebutkan identitasnya diduga menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal.

Korban yang diperkirakan berusia antara 17 hingga 20 tahun itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan langsung dilarikan ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Hingga kini, belum diketahui apakah korban merupakan bagian dari rombongan suporter atau hanya warga yang berada di lokasi saat konvoi berlangsung.

Humas RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, Irfan Nugraha, mengatakan korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami sejumlah luka serius.

“Pasien datang sekitar pukul 11 malam kemarin tanggal 10 Mei dengan kondisi sudah tidak sadar disertai luka-luka. Informasinya setelah dibacok di daerah jalur saat konvoi oleh orang tidak dikenal sekitar dua jam sebelumnya,” ujar Irfan kepada sukabumiupdate.com, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Viral Pasien Diduga Tak Dilayani, Bupati Sukabumi Sidak RSUD Palabuhanratu

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis langsung bergerak cepat melakukan tindakan penyelamatan untuk menstabilkan kondisi korban.

“Di IGD dilakukan tindakan resusitasi untuk memperbaiki tanda-tanda vital dan menjahit luka-lukanya. Pemeriksaan lainnya, dicek lab darah, rontgen dada dan kaki, serta CT scan kepala,” katanya.

Irfan menjelaskan, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh akibat serangan tersebut.

“Luka-luka di daerah kepala bagian atas belakang, bibir, leher, lutut kiri, dan jari tangan kanan,” ucapnya.

Tak hanya itu, korban juga mengalami luka berat di bagian kepala yang cukup mengkhawatirkan.

“Terdapat fraktur terbuka pada kepala,” kata Irfan.

Meski sempat berada dalam kondisi kritis, korban kini disebut mulai menunjukkan perkembangan positif. Namun, ia masih harus menjalani penanganan lanjutan dan menunggu tindakan operasi.

“Kondisi korban saat ini sudah sadar dan mengeluh nyeri di area luka-luka, dan sedang menunggu rencana operasi,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait pelaku maupun motif di balik dugaan pembacokan tersebut.

Berita Terkait
Berita Terkini