Inovasi Terapi Stem Cell di Kota Sukabumi Pikat Perhatian Wali Kota Banjar

Sukabumiupdate.com
Sabtu 13 Jun 2026, 18:53 WIB
Inovasi Terapi Stem Cell di Kota Sukabumi Pikat Perhatian Wali Kota Banjar

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat berbincang dengan Wali Kota Banjar Sudarsono | Foto : Dokpim

SUKABUMIUPDATE.com – Inovasi layanan terapi stem cell yang dikembangkan Pemerintah Kota Sukabumi melalui RSUD R. Syamsudin, S.H. mendapat perhatian dari Wali Kota Banjar, Sudarsono. Ketertarikan tersebut ditunjukkan melalui kunjungannya ke Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi untuk melihat langsung perkembangan layanan kesehatan unggulan tersebut, Sabtu (13/6/2026).

Dalam kunjungan itu, Wali Kota Banjar diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah perkembangan terapi stem cell yang saat ini menjadi salah satu inovasi terbaru di bidang pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi.

Layanan terapi stem cell tersebut dikembangkan RSUD R. Syamsudin, S.H. bekerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia. Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan layanan medis modern yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pengobatan yang lebih inovatif dan komprehensif.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menjelaskan, dunia kedokteran saat ini terus berkembang menuju pendekatan pengobatan yang lebih presisi dan regeneratif. Salah satu teknologi yang banyak mendapat perhatian adalah pemanfaatan sel punca atau stem cell dalam penanganan berbagai penyakit.

"RSUD R. Syamsudin, S.H., bekerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia, kini menghadirkan layanan unggulan ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan terapi medis yang inovatif dan komprehensif," ujar Ayep Zaki.

Baca Juga: Orang Tua Panik, Hasil PCMB Kembali Tak Bisa Diakses saat Jadwal Pengumuman Siang Ini

Menurutnya, stem cell merupakan sel khusus yang memiliki kemampuan memperbarui diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel lain sesuai kebutuhan tubuh. Kemampuan tersebut membuat stem cell berperan sebagai sistem perbaikan alami yang membantu menggantikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

Dalam layanan yang tersedia di RSUD R. Syamsudin, S.H., jenis sel yang digunakan adalah Mesenchymal Stem Cells (MSCs). Sel ini diketahui mampu menghasilkan growth factor dan sitokin antiinflamasi yang berperan dalam mempercepat proses regenerasi jaringan serta membantu pemulihan fungsi organ yang terganggu.

Selain mengedepankan inovasi medis, layanan terapi stem cell tersebut juga didukung proses produksi yang memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Layanan ini juga telah memperoleh status halal berdasarkan keputusan Forum Bahtsul Masail.

Ayep Zaki menambahkan, terapi stem cell memiliki potensi untuk membantu penanganan berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, gagal ginjal, penyakit autoimun, stroke, autisme, hingga peradangan akut maupun kronis.

Sementara itu, Wali Kota Banjar Sudarsono memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi melalui RSUD R. Syamsudin, S.H. Menurutnya, layanan tersebut menjadi contoh inovasi pelayanan publik yang dapat dikembangkan oleh daerah lain.

"Inovasi di Kota Sukabumi yang dijalankan oleh RSUD R. Syamsudin, S.H. memang patut diduplikasi. Ini adalah layanan penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terkini