SUKABUMIUPDATE.com - Bencana tanah longsor melanda kawasan permukiman di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (24/5/2026) sore. Tembok Penahan Tanah (TPT) di Perumahan Bukit Citra Asri RW 09, Kampung Cicewol RT 04/04, Desa Mekarsari, dilaporkan roboh total setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras berjam-jam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini mengakibatkan akses transportasi di dalam perumahan lumpuh. Material beton dan tanah gembur ambrol menutup seluruh badan jalan utama, sehingga kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas hingga Minggu malam.
Kepala Desa Mekarsari, Iwan Ridwan, membenarkan terjadinya petaka longsor tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, area yang tergerus merupakan infrastruktur TPT bertingkat yang memiliki dimensi cukup besar.
"Longsor terjadi di bentangan sepanjang 30 meter dengan ketinggian mencapai 6 meter. Struktur TPT bertingkat tiga yang masing-masing tahapnya setinggi dua meter itu roboh seluruhnya ke badan jalan akibat tanah tidak kuat menahan beban air hujan yang begitu lama dan lebat," kata Iwan kepada sukabumiupdate.com.
Baca Juga: Diterjang Hujan Lebat, Tebing Longsor di Ciambar Sukabumi Timbun Motor dan Rusak Rumah
Iwan mengklarifikasi bahwa infrastruktur yang ambruk tersebut bukanlah bangunan baru, melainkan struktur penahan tanah lama yang didirikan sejak sepuluh tahun lalu.
“Kami pastikan longsor ini bukan pada bangunan TPT yang kemarin baru selesai dibangun. Ini adalah bangunan lama yang sudah di-TPT sejak sekitar tahun 2016 silam,” jelasnya menambahkan.
Pasca-kejadian, jajaran Pemerintah Desa Mekarsari bersama pengurus RT/RW dan puluhan warga setempat langsung bergerak cepat menggelar aksi gotong royong darurat di lokasi bencana.
Menggunakan alat seadanya, warga berjibaku menyingkirkan sebagian material batu dan tanah demi membuka jalur evakuasi serta akses transportasi sementara bagi aktivitas masyarakat.
“Upaya darurat langsung kita lakukan bersama warga untuk membuka akses roda dua terlebih dahulu, supaya aktivitas mobilitas warga tidak lumpuh total. Kalau untuk kendaraan roda empat, sekarang masih belum bisa dilalui,” tutur Iwan.
Hingga berita ini diturunkan, sisa material longsoran masif masih menutupi sebagian badan jalan. Pemerintah desa mengimbau warga di sekitar Perumahan Bukit Citra Asri untuk tetap meningkatkan kewaspadaan penuh. Mengingat cuaca malam ini masih berpotensi hujan, wilayah tebingan tersebut rawan memicu pergerakan tanah susulan karena kondisi tanah di atasnya yang sudah sangat gembur.





