Diterjang Hujan Lebat, Tebing Longsor di Ciambar Sukabumi Timbun Motor dan Rusak Rumah

Sukabumiupdate.com
Minggu 24 Mei 2026, 22:13 WIB
Diterjang Hujan Lebat, Tebing Longsor di Ciambar Sukabumi Timbun Motor dan Rusak Rumah

Tebing longsor di Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi, Minggu (24/5/2026) sore. (Sumber Foto: P2BK Ciambar)

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Utara Kabupaten Sukabumi memicu bencana tanah longsor di Kecamatan Ciambar, Minggu (24/5/2026) sore. Dua tebing permukiman di dua desa berbeda dilaporkan ambruk secara bersamaan sekitar pukul 16.00 WIB.

Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, bencana ini menyebabkan kerusakan bangunan rumah, menimbun kendaraan bermotor milik warga, serta mengancam keselamatan sejumlah keluarga.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi Supianto, melaporkan bahwa titik longsor pertama terjadi di Kampung Cipamutih RT 01/07, Desa Munjul. Tebing penyangga rumah setinggi 10 meter dengan bentangan panjang 7 meter milik warga bernama Aap mendadak ambrol.

Material tanah dan bebatuan yang runtuh langsung meluncur ke area bawah dan menghantam infrastruktur serta kendaraan yang terparkir.

“Material longsoran menghantam pagar rumah serta menimbun dua unit sepeda motor milik warga bernama Hendi. Alhamdulillah, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Tebing Cipeucang Longsor, Jalur Wisata Mareleng–Palangpang Sukabumi Terputus

Kendati demikian, situasi di lokasi saat ini masih cukup rawan. Petugas mencatat sedikitnya ada tiga unit rumah warga di sekitar area tebingan yang kini berada dalam kondisi terancam tergerus oleh potensi longsor susulan.

Hampir bersamaan, petaka longsor tebing rumah juga menerjang Kampung Cikatomas RT 04/01, Desa Ginanjar. Tebing pembatas pemukiman setinggi 10 meter dengan panjang 8 meter ambruk setelah struktur tanahnya labil akibat jenuh menahan air hujan.

Runtuhan tanah tebing tersebut meluncur deras hingga menjebol dinding dan merusak bagian area kamar rumah milik warga bernama RT Hayan. Beruntung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum material longsor menjebol bangunan, sehingga nihil korban jiwa.

Merespons dua kejadian bencana ini, personel P2BK Ciambar langsung bergerak ke lapangan guna melakukan penanganan awal, pendataan dampak kerusakan, serta evakuasi warga ke zona aman.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, pemerintah desa setempat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Tagana, hingga Pramuka Peduli untuk penanganan darurat,” jelas Dedi.

Hingga Minggu malam, proses evakuasi material longsor di Desa Munjul dilaporkan belum bisa dilaksanakan karena terkendala faktor cuaca hujan yang masih mengguyur lokasi kejadian, sehingga terlalu berisiko bagi petugas. Sementara itu di Desa Ginanjar, warga setempat bergotong royong secara swadaya mulai membersihkan puing longsoran tanah yang masuk ke dalam rumah.

Masyarakat Kecamatan Ciambar diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan ekstra penuh, mengingat curah hujan berdurasi lama diprediksi masih berpotensi membayangi wilayah Sukabumi hingga malam hari.

Berita Terkait
Berita Terkini