Banjir Palabuhanratu Meluas ke 4 Kampung, Warga Diminta Evakuasi Mandiri

Sukabumiupdate.com
Minggu 24 Mei 2026, 19:56 WIB
Banjir Palabuhanratu Meluas ke 4 Kampung, Warga Diminta Evakuasi Mandiri

Banjir rendam empat kampung di Palabuhanratu Sukabumi, Minggu (24/5/2026). Sejumlah rumah terdampak. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Dampak hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (24/5/2026) sore, dilaporkan meluas ke sejumlah titik permukiman padat penduduk.

Berdasarkan data terbaru dari lapangan, banjir luapan tidak hanya merendam kawasan Puskesmas dan Kampung Cangehgar akibat luapan Sungai Ciranca, tetapi juga merembet ke tiga kampung lainnya akibat meluapnya aliran Sungai Cipalabuan.

Peningkatan debit air yang signifikan mulai terpantau sejak pukul 16.00 WIB, menerjang rumah-rumah warga yang berada di sepanjang pinggiran bantaran kedua sungai tersebut. Adapun wilayah yang terkonfirmasi terendam meliputi Kampung Cangehgar RW 02, Kampung Kebonkalapa RW 08, Kampung Cempakaratu RW 09, hingga Kampung Gumelar/Ojolali RW 17.

Mespons perluasan dampak banjir dari dua sungai ini, jajaran Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu bersama para relawan kebencanaan langsung diterjunkan ke lapangan guna memonitor pergerakan air sekaligus memastikan keselamatan warga.

Baca Juga: Sungai Ciranca Meluap, Banjir Rendam Puskesmas Palabuhanratu dan Permukiman Warga Cangehgar

Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Palabuhanratu, Hendriana, menjelaskan bahwa pihaknya terus bersiaga di lokasi terdampak untuk mendata jumlah kerugian materiil maupun bangunan yang terendam.

"Sekitar pukul 16.00 WIB di beberapa lokasi debit air mulai meninggi, terutama di daerah-daerah pinggiran sungai seperti Kp Cangehgar RW 02, Kp Kebonkalapa RW 08, Kp Cempakaratu RW 09, dan Kp Gumelar/Ojolali RW 17," ujar Hendriana kepada sukabumiupdate.com.

Terkait jumlah pasti bangunan yang kemasukan air, Hendriana menyebut proses verifikasi masih berjalan.

"Saya belum menginventarisir berapa rumah warga yang terdampak. Saat ini kami masih berada di lapangan untuk memonitor perkembangan," katanya.

Baca Juga: Diterjang Hujan Angin, Tiang Listrik Tumbang di Puncak Dini Ciemas Lumpuhkan Jalur Geopark

Mengingat kondisi langit Palabuhanratu yang masih diselimuti awan mendung dan berpotensi memicu hujan susulan, pihak kecamatan bersama pengurus RT/RW setempat menginstruksikan warga di zona rawan banjir untuk siap siaga melakukan evakuasi mandiri.

"Kami dibantu para relawan menyampaikan himbauan kepada masyarakat dan melalui pengurus lingkungan untuk segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi air kembali meningkat," ucap Hendriana.

Meski terjangan banjir luapan ini sempat memicu kepanikan massal di kalangan warga pakidulan, situasi di lapangan dilaporkan mulai terkendali menjelang malam hari.

Kabar baiknya, berdasarkan pantauan visual pada pukul 18.15 WIB, genangan air di empat kampung terdampak terpantau sudah mulai berangsur surut secara perlahan. Petugas dan warga berharap cuaca di hulu sungai kembali bersahabat agar proses pembersihan material lumpur sisa banjir bisa segera dilaksanakan.

Berita Terkait
Berita Terkini