Disdagin Genjot IKM Garam Buniasih: Siapkan SNI, BPOM hingga Target Pasok Kebutuhan di Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Kamis 09 Jul 2026, 12:27 WIB
Disdagin Genjot IKM Garam Buniasih: Siapkan SNI, BPOM hingga Target Pasok Kebutuhan di Sukabumi

Produksi garam di Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Keberadaan Industri Kecil Menengah (IKM) garam di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi.

Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, melalui Penyuluh Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dhany Haryanto, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pelaku IKM garam, termasuk koordinator IKM garam Buniasih, H. Salamun.

"Beberapa waktu ke belakang kami sudah melakukan koordinasi dengan IKM garam di Buniasih. IKM garam tersebut juga sudah masuk ke dalam program dan rencana strategis Dinas Perdagangan dan Perindustrian," ujar Dhany kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga: Geledah Cafe de’Clan di Cipete, Polisi Sita Uang 60 M dalam Brankas Besi Setinggi 2 Meter

Ia menjelaskan, Disdagin akan mulai melakukan intervensi pembinaan dan pengembangan IKM garam pada periode 2027 hingga 2028. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk garam lokal agar memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar.

Industri Kecil Menengah (IKM) garam di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. | IstimewaIndustri Kecil Menengah (IKM) garam di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. | Istimewa.

Menurutnya, sejumlah bantuan dan pendampingan yang akan diberikan di antaranya fasilitasi pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI), pengurusan izin BPOM, bantuan peralatan dan mesin produksi, sertifikasi halal, serta berbagai program lainnya yang mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas produksi garam di Kabupaten Sukabumi.

"Insya Allah ke depan kami akan melakukan beberapa bentuk intervensi, mulai dari fasilitasi SNI, BPOM, bantuan peralatan atau mesin, sertifikasi halal, hingga program-program lainnya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk garam di Sukabumi," jelasnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Pabuaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong AMV, Dewan Paoji: “Akan Ditelusuri”

Dhany menambahkan, pengembangan IKM garam Buniasih memiliki target besar, yakni mampu menjadi pemasok kebutuhan garam dapur bagi masyarakat di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, hasil produksi garam lokal juga diharapkan dapat memasok kebutuhan berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari penguatan rantai pasok pangan daerah.

"Target kami adalah agar garam produksi Sukabumi mampu menyuplai kebutuhan garam dapur di Kota dan Kabupaten Sukabumi, termasuk menjalin kerja sama dengan SPPG yang tersebar di seluruh wilayah. Insya Allah program ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan maksimal dari seluruh stakeholder industri garam," pungkasnya. (adv)

 

Berita Terkait
Berita Terkini