SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah sepeda motor milik pedagang tahu keliling terbakar di Kampung Ciaripin RT 02/08, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun motor beserta sebagian barang dagangan hangus terbakar.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi Supianto, mengatakan berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian mesin motor.
"Diduga ada percikan korslet di dekat busi, kemungkinan di sekitar karburator. Kata pemilik, api langsung membesar dari bagian itu," ujar Dedi.
Baca Juga: Rapat Paripurna Umumkan Perubahan AKD, Junajah Jajah Resmi Bertugas di Komisi I DPRD Sukabumi
Saat kejadian, korban yang diketahui merupakan warga Kecamatan Nagrak sedang berjualan tahu dan tempe keliling menggunakan sepeda motor.
Dedi mengaku sempat mendapat informasi saat api masih kecil. Ia kemudian berusaha membantu memadamkan api dengan membawa karung goni yang telah dibasahi air dari rumahnya menuju lokasi kejadian.
"Saya ambil karung goni, dibasahi dulu. Waktu sampai ke lokasi dikira apinya masih kecil, ternyata sudah besar dan berkobar. Akhirnya motor habis terbakar," katanya.
Baca Juga: Data BPBD Ungkap Wilayah di Kabupaten Sukabumi dengan Resiko Kekeringan Tinggi
Motor yang terbakar merupakan Honda Supra X 125. Menurut Dedi, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. "Korban tidak ada, hanya kerugian material saja. Perkiraan kerugiannya sekitar Rp5 juta sampai Rp6 juta termasuk motor," ucapnya.
Faktor Pemicu Motor Tiba-Tiba Terbakar
Ada berbagai macam penyebab kecelakaan lalu lintas yang sering dijumpai. Mulai dari yang disebabkan oleh kelalaian pengendara hingga yang terjadi secara tiba-tiba karena hal tak terduga. Salah satu peristiwa yang terjadi adalah motor tiba-tiba terbakar saat digunakan berkendara di jalan.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui apa saja yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan agar dapat mengantisipasinya, dilansir dari astra honda.
Baca Juga: DPRD Sukabumi Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Agrobisnis dan Pariwisata Jadi Sektor Unggulan
Modifikasi yang Berlebihan
Pada saat akan memodifikasi kendaraan ada baiknya untuk mempertimbangkan apa saja spare part yang digunakan. Point utama modifikasi biasanya meenyangkut 3 hal: engine misalnya bore up/penggantian system klalpot, frame misalnya penggantian roda-roda dan elekttrik misalnya penambahan lampu dan lain-lain.
Modifikasi harus dilakukan oleh modifikator yang ahli dan mengggunakan spare part yang teruji pula. Modifikasi system kelistrikan cukup marak akhir - akhir ini karena tersedia begitu banyak bahan modifikasi seperti lampu led dan banyak di jual dengan harga murah. Modifikasi yang dikerjakan sembarangan tanpa pengetahuan kelistrikan otomotif yang memadai, dapat mengakibatkan timbulnya konsleting dan memicu kecelakaan bahkan dapat mengakibatkan motor yang terbakar.
Bahan Bakar yang Bocor
Bahan bakar yang bocor atau meluber memiliki kemungkinan terkena percikan api dari sistem pengapian. Inilah yang kemudian bisa menyebabkan terjadinya motor terbakar saat dikendarai.Seringkali dugaan awal saat sebuah kendaraan terbakar dikarenakan adanya kebocoran pada bahan bakar yang di sebabkan tangki motor yang tidak tertutup dengan baik ataupun lewat selang bahan bakar yang bocor.
Baca Juga: Catat Waktunya! Gelar Budaya Bahari Syukuran Nelayan Ciwaru Sukabumi 2026 di Teluk Ciletuh
Disisi lain saat melakukan perawatan berkala setiap 4000 km, harus dipastikan kondisi saluran/selang bahan bakar dalam kondisi yang baik. Pemeriksaan harus dilakukan oleh mekanik yang memiliki kompetensi yang baik, karena bisa jadi saat pemeriksaan (misalnya pemeriksaan tekanan bahan bakar) harus dilakukan penggaian part tertentu.
Tutup bahan bakarpun terdapat karet perapat dan system pernapasan (lubang kecil di tutup tangka), harus terpasang dengan baik dan bebas dari benda lain, agar tidak terjadi kendala selama berkendara, missal mbebet saat dikendarai.
Oli yang Bocor
Lakukan pengecekan kondisi seluruh bagian motor sebelum berkendara, engine oli serta ketinggian olie di deepstik/batang pemeriksaan olie mesin. Perhatikan apakah ada kebocoran atau tidak. Salah satu fungsi Olie adalah sebagai pendingin/menyebarkan panas engine. Kurangnya jumlah olie dapat mengakibatkan naiknya temperature engine diatas temperature normalnya.
Baca Juga: Geledah Cafe de’Clan di Cipete, Polisi Sita Uang 60 M dalam Brankas Besi Setinggi 2 Meter
Apabila ditemukan oli yang merembes, segera ganti komponen tersebut. Karena oli yang bocor dapat berbahaya jika dibiarkan. Olie berperan penting dalam engine kendaraan, diantaranya menjaga temperature atau pendingin engine, oli yang bocor dapat mengakibatkan kerusakan yang parah pada mesin motor.
Karena kinerja motor berkurang atau bahkan dapat mogok. Lakukan service dan ganti olie rutin pada bengkel agar kondisi kendaraan bisa diketahui atau terpantau dan dapat menghindari kerusakan lebih lanjut/parah.
Kondisi Mesin Terlalu Panas
Selama kondisi motor menyala, maka akan menghasilkan panas di area engine dan system gas buang/knalpot. Panas tersebut akan semakin tinggi saat dikendarai dalam waktu yang lama, misalnya keluar kota atau dikendarai berjam-jam, apalagi dalam kecepatan tinggi. Selama sepeda motor dalam kondisi terawatt, motor tidak masalah digunakan pada kondisi tersebut.
Baca Juga: Ratusan Warga Pabuaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong AMV, Dewan Paoji: “Akan Ditelusuri”
Disisi lain faktor eksternal dapat memicu terjadinya kecelakaan dan bahkan sampai terjadi kebakaran. Sesuatu yang menepel di bagian engine atau knalpot yang panas dapat menghambat pelepasan panas ke udara bebas, hal ini akan menyebabkan bagian yang tertutup benda eksternal/benda asing menjadi lebih panas lagi dan dapat memicu sebagai sumber api atau awal titik kebakaran.
Perhatikan kondisi motor apabila berkendara dengan jarak jauh. Bersihkan/hindari menutup bagian motor yang panas seperti engine dan knalpot dari benda-benda asing. Sebaiknya beristirahat setelah melakukan perjalanan setiap 2 jam sekali, selain untuk memulihkan kondisi tubuh juga agar mesin motor tidak terlalu panas.





