SUKABUMIUPDATE.com – Peringatan Hari Bumi 2026 dengan tema “Kekuatan Kita, Planet Kita” diisi dengan aksi penanaman pohon di Lapang Perumahan Mekarsari Permai RT 01/RW 08, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan masyarakat bersama PT Aqua Tirta Investama dan pemerintah daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III, Camat Cicurug, serta Kepala Desa Mekarsari.
Ketua Kelompok Pengelola Sarana Air Bersih (KPSAB) RW 8 Perumahan Mekarsari Permai, Sukiswo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari pengurus KPSAB yang kemudian mendapat dukungan dari AQUA.
“Kalau inisiatif memang dari kami, pengurus KPSAB di sini, kemudian disupport oleh AQUA,” ujar Sukiswo.
Baca Juga: KDM Ungkap Alasan Perbaikan Jalan Jampang–Kiaradua Dipending: Truk ODOL Jadi Penyebab
Ia menjelaskan, penanaman pohon dipilih karena memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Jenis pohon yang ditanam adalah alpukat, yang dinilai tidak hanya sebagai tanaman keras, tetapi juga memiliki nilai manfaat saat berbuah.
“Selain tanaman keras, juga ada manfaat yang bisa diambil ketika nanti sudah berbuah,” katanya.
Pada tahap awal, penanaman masih bersifat simbolis dengan jumlah 50 pohon yang ditanam di lokasi kegiatan. Ke depan, jumlah tersebut akan ditingkatkan hingga mencapai sekitar 350 pohon dengan konsep satu rumah satu pohon.
“Ke depannya akan ditambah sampai per KK satu pohon, jadi sekitar 350 pohon,” ucapnya.
Sukiswo menegaskan, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata. Pohon-pohon tambahan nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat untuk ditanam dan dirawat secara berkelanjutan.
“Diharapkan berkelanjutan. Nanti kalau ada tambahan, akan didistribusikan ke masyarakat,” katanya.
Ia juga menyebutkan tidak ada kendala berarti dalam menggerakkan masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan lingkungan tersebut. Melalui momentum Hari Bumi, pihaknya berharap kesadaran menjaga lingkungan terus meningkat.
“Ini kesempatan yang baik untuk melestarikan bumi dengan cara menanam pohon,” ujarnya.
Sementara itu, Public Affairs and Sustainability Manager Danone Indonesia, Budi Rahardjo, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen terhadap kelestarian lingkungan.
Menurutnya, Danone mengusung visi “One Health, One Planet”, di mana kesehatan manusia tidak terlepas dari kesehatan lingkungan.
“Bagi Danone dan AQUA, merawat bumi itu sudah menjadi bagian dari DNA perusahaan, bukan sekadar donasi,” kata Budi.
Ia menjelaskan, sebagai perusahaan yang bergantung pada sumber daya air, menjaga keseimbangan alam menjadi hal yang utama, salah satunya melalui upaya konservasi air, termasuk penanaman pohon untuk membantu penyerapan air ke dalam tanah.
“Kalau mau air itu terus ada, maka sistem alamnya harus dirawat, termasuk bagaimana air hujan bisa meresap ke dalam bumi,” ujarnya.
Baca Juga: Gotong Royong Warga Nanggerang, Perbaiki Jalan Rusak di Hegarmanah Cicantayan
Budi menambahkan, kegiatan penanaman pohon telah dilakukan sejak lama. Secara pencatatan, penanaman pohon oleh perusahaan sudah terdokumentasi sejak 2012, dengan total mencapai sekitar 2,6 juta pohon di seluruh Indonesia dan telah divalidasi.
Selain penanaman pohon, kontribusi lain yang dilakukan di Sukabumi adalah pembangunan sumur resapan, terutama di wilayah permukiman padat. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 400 sumur resapan yang telah dibangun.
“Di daerah yang sulit ditanami pohon, kami membuat sumur resapan agar air hujan tetap bisa masuk ke dalam tanah,” katanya.
Perusahaan juga terlibat dalam pengelolaan sampah di desa-desa sekitar pabrik, serta mengajak berbagai pihak berkolaborasi melalui Forum Komunikasi Pengelolaan DAS Cicatih.
Ke depan, Budi berharap masyarakat turut berperan aktif dalam merawat pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan bersama.
“Kalau masyarakat ingin mendapatkan manfaatnya, maka pohon itu harus dirawat. Selain buah, juga membantu resapan air,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi, Camat Cicurug, perwakilan CSR TIV AQUA Sukabumi, Kepala Desa Mekarsari, serta insan media.(adv)




